Pertamina Dumai Targetkan Produksi 3,27 Juta Barel BBM untuk Mudik Lebaran 2026

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 02:50 WIB
Pertamina Dumai Targetkan Produksi 3,27 Juta Barel BBM untuk Mudik Lebaran 2026

PARADAPOS.COM - Kilang Pertamina Dumai telah menetapkan target produksi bahan bakar minyak (BBM) sebesar 3,27 juta barel untuk bulan Maret 2026 guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi selama musim mudik Lebaran. Target ini mencakup 2,60 juta barel solar, 0,35 juta barel pertalite, dan 0,32 juta barel avtur. Langkah ini sejalan dengan diaktifkannya Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 1447 H yang beroperasi penuh mulai 9 Maret hingga 1 April 2026.

Komitmen Melayani Masyarakat di Momen Penting

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Pertamina Dumai, Tengku Muhammad Rum, menjelaskan bahwa pembentukan satgas khusus ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Fokusnya tidak hanya pada ibadah, tetapi juga pada arus mudik dan roda perekonomian selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

"Satgas RAFI ini adalah wujud komitmen kami dalam melayani masyarakat dengan memberikan dukungan penuh untuk kelancaran aktivitas selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026, baik kegiatan ibadah, mudik, maupun perekonomian," jelasnya pada Jumat (13/3/2026).

Strategi Operasional dan Pengelolaan Stok

Untuk menopang target produksi yang ambisius ini, kapasitas operasional kedua kilang di bawah pengelolaan, yaitu Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning, telah ditingkatkan hingga 100 persen. Di balik angka produksi, pengelolaan logistik dan material pendukung menjadi kunci lain yang dijaga ketat.

Stok bahan kimia dipertahankan untuk kebutuhan lebih dari dua bulan, sementara katalis disiapkan untuk periode di atas enam bulan. Material dengan pergerakan cepat juga telah disiapkan khusus untuk mendukung operasional selama masa tugas satgas.

"Tidak hanya dari sisi target produksi, kami juga memastikan pengelolaan stok bahan baku dan material pendukung dilakukan secara ketat," ungkap Muhammad Rum menegaskan.

Kesiapan Menghadapi Puncak Arus Mudik

Satgas RAFI akan beroperasi selama 24 jam penuh dengan pemantauan intensif. Pengaturan shift tenaga kerja selama masa cuti bersama juga telah dirancang matang agar kontinuitas operasi kilang tetap terjaga. Lonjakan permintaan BBM diproyeksikan terjadi dalam dua gelombang arus mudik, yaitu pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

Pengamanan Menyeluruh untuk Objek Vital Nasional

Kesiapsiagaan tidak hanya berfokus pada aspek produksi. Untuk mengamankan distribusi energi hingga ke konsumen, Kilang Pertamina Dumai juga menggelar Apel Siaga Pengamanan Idul Fitri 1447 H. Apel yang dipimpin langsung oleh General Manager Kilang Pertamina Dumai, Iwan Kurniawan, ini mengerahkan sekitar 250 personel gabungan dari keamanan internal, TNI, Polres Dumai, dan Satpol PP setempat.

Mereka akan mengamankan area kilang, perkantoran, dan kawasan Komplek Pertamina Bukit Datuk. Iwan Kurniawan menegaskan bahwa kesiapsiagaan ini memiliki urgensi tinggi, mengingat status Kilang Dumai sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang strategis.

"Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, mengingat kilang Dumai merupakan salah satu Obvitnas Strategis yang harus selalu dalam kondisi aman dan terkendali," tegasnya.

Langkah-langkah komprehensif ini menunjukkan pendekatan yang matang dan berlapis dalam memastikan keamanan energi nasional, khususnya pada momen-momen krusial yang membutuhkan ketahanan sistem yang ekstra.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar