Jadwal Lengkap Ibadah Ramadan di Bandung untuk 14 Maret 2026

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:50 WIB
Jadwal Lengkap Ibadah Ramadan di Bandung untuk 14 Maret 2026

PARADAPOS.COM - Umat Islam di Bandung dan sekitarnya akan menjalankan ibadah puasa ke-24 Ramadan 1447 Hijriah pada Sabtu, 14 Maret 2026. Momen berbuka puasa, yang ditandai dengan azan Magrib, menjadi waktu yang dinanti setelah seharian menahan dahaga. Berikut adalah jadwal lengkap waktu salat untuk wilayah Bandung pada hari tersebut, sebagai panduan dalam menunaikan ibadah.

Jadwal Lengkap Ibadah Ramadan di Bandung, 14 Maret 2026

Berdasarkan data resmi yang dikeluarkan oleh otoritas terkait, rangkaian waktu ibadah untuk hari Sabtu tersebut telah ditetapkan. Masyarakat dapat mengatur aktivitas ibadahnya, mulai dari imsak hingga salat Isya, dengan merujuk pada jadwal berikut.

  • Imsak: 04.29 WIB
  • Subuh: 04.39 WIB
  • Zuhur: 12.02 WIB
  • Asar: 15.09 WIB
  • Magrib (Buka Puasa): 18.10 WIB
  • Isya: 19.15 WIB

Menyambut Waktu Berbuka dengan Tepat

Untuk Kota Bandung, azan Magrib yang menandai dimulainya waktu berbuka puasa akan berkumandang pada pukul 18.10 WIB. Dalam tradisi Islam, menyegerakan berbuka ketika waktu telah tiba merupakan bagian dari sunah yang dianjurkan.

Biasanya, momen ini diawali dengan membaca doa dan mengawali buka dengan takjil, seperti kurma atau minuman manis secukupnya, sebelum kemudian menunaikan salat Magrib berjamaah. Suasana menjelang berbuka di Bandung kerap diwarnai dengan aktivitas warung takjil dan orang-orang bergegas pulang untuk berkumpul dengan keluarga.

Sumber Data dan Saran untuk Jamaah

Jadwal yang dirilis ini mengacu pada informasi publik dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI. Seperti biasa, ada baiknya masyarakat melakukan konfirmasi silang, terutama dengan masjid atau musala setempat, untuk memastikan akurasi waktu sesuai lokasi spesifik.

“Masyarakat disarankan untuk selalu memantau jadwal imsakiyah sesuai domisili masing-masing guna memastikan ketepatan waktu ibadah selama Ramadan,” jelas pihak terkait.

Pemantauan ini penting mengingat perbedaan geografis kecil terkadang dapat mempengaruhi penetapan waktu, sehingga kehati-hatian akan memperkuat kekhusyukan dalam beribadah.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar