PARADAPOS.COM - Umat Islam di Kota Manado dan sekitarnya akan berbuka puasa pada pukul 17.56 WITA hari ini, Sabtu, 14 Maret 2026 atau bertepatan dengan 24 Ramadan 1447 Hijriah. Waktu tersebut, berdasarkan data resmi Kementerian Agama, menandai masuknya waktu salat Magrib yang menjadi penanda diperbolehkannya membatalkan puasa setelah seharian menahan haus dan lapar.
Momen azan Magrib berkumandang selalu dinanti, bukan sekadar sebagai akhir dari kewajiban menahan diri, tetapi juga sebagai gerbang menuju kebahagiaan spiritual yang dijanjikan. Dalam tradisi Islam, waktu berbuka adalah saat yang penuh keberkahan dan doa-doa yang mustajab.
Jadwal Ibadah dan Makna Spiritual Berbuka
Selain waktu Magrib, jadwal salat Isya untuk wilayah Manado hari ini ditetapkan pada pukul 19.04 WITA. Kedua waktu ini menjadi panduan penting bagi masyarakat untuk mengatur aktivitas ibadah di penghujung hari Ramadan.
Keistimewaan momen berbuka puasa telah lama digariskan dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang berpuasa mendapatkan dua kebahagiaan yang spesial.
لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ
“Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabb-nya,” jelasnya, merujuk pada hadis riwayat Muslim yang masyhur.
Lebih dari itu, detik-detik menjelang berbuka juga dikenal sebagai waktu yang sangat utama untuk memanjatkan doa. Keadaan fisik yang lemah justru menguatkan ketundukan hati, membuat doa seorang yang berpuasa memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah.
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Tiga orang yang doa mereka tidak tertolak yaitu pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan doa orang yang dizalimi,” ungkapnya, mengutip hadis riwayat Imam Ahmad.
Anjuran dan Doa Saat Berbuka
Setelah menunggu sepanjang hari, disunahkan untuk menyegerakan berbuka. Anjuran Rasulullah adalah memulai dengan sesuatu yang manis, seperti kurma atau air, untuk mengembalikan energi tubuh secara perlahan. Setelah itu, membaca doa merupakan penutup yang sempurna untuk ritual pembukaan puasa ini.
Berikut adalah salah satu doa berbuka puasa yang dapat diamalkan:
اللَّهُمَّ لَك صُمْت وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إنْ شَاءَ اللَّهُ
“Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa hausku dan basahlah tenggorokanku serta tetaplah pahala bagiku, insya Allah,” demikian terjemahan dari doa tersebut.
Terdapat juga riwayat doa lain yang lebih ringkas namun sarat makna.
ذَهَبَ الظَّمأُ، وابْتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَبَتَ الأجرُ إِن شاءَ اللهُ
“Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, dan telah tetap pahala, insya Allah,” tutur Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan Abu Daud.
Dengan mengetahui jadwal yang tepat dan memahami makna di balik setiap sunahnya, diharapkan umat Islam di Manado dapat menjalani buka puasa hari ini dengan lebih khusyuk dan penuh penghayatan. Semoga setiap teguk air dan suap makanan membawa keberkahan dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Artikel Terkait
Laksan Kuah Udang Satang Jadi Primadona Takjil Ramadan di Palembang
Jateng Prioritaskan Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi Jelang Arus Balik Lebaran 2026
Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padati Stasiun Bandung, 238 Ribu Tiket Terjual
Bulog Salurkan 1.226 Ton Beras dan 245 KL Minyak Goreng ke 61.301 Keluarga di Bengkalis