PARADAPOS.COM - Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di ruas Tol Semarang-Batang, Kabupaten Pemalang, pada Minggu (15/3/2026). Insiden yang berlangsung di Kilometer 302 Jalur A, Desa Wanamulya, itu melibatkan sebuah truk dan dua mobil penumpang, yaitu Toyota Innova dan Toyota Rush. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, meski kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 30 juta.
Rangkaian Tabrakan di Jalur Mudik
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak berwenang, rangkaian tabrakan berawal dari sebuah mobil Toyota Innova yang melakukan pengereman mendadak saat melintasi bahu jalan. Kendaraan itu sedang melaju dari arah barat menuju timur. Sebuah truk yang berada di belakangnya, dengan jarak yang terlalu dekat, tidak sempat menghindar.
Hantaman dari truk itu cukup keras, sehingga mendorong mobil Innova ke depan. Imbasnya, Innova kemudian menabrak Toyota Rush yang saat itu sedang berhenti di bahu jalan. Kejadian yang berlangsung dalam hitungan detik itu meninggalkan kerusakan fisik pada kedua mobil penumpang, terutama berupa penyok di beberapa bagian bodi.
Kendaraan Terlibat Diduga Pemudik
Pemeriksaan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kendaraan yang terlibat diduga merupakan kendaraan pemudik. Mobil Toyota Innova tercatat berasal dari Jakarta Timur, sementara Toyota Rush membawa pelat nomor dari Pelalawan, Kerinci. Keduanya diduga sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman saat insiden terjadi.
Petugas di lapangan menekankan bahwa meski tidak menelan korban jiwa, kejadian ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas di ruas tol yang ramai dilintasi pemudik tersebut. Pihak berwenang pun mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman dan kewaspadaan tinggi, terutama saat melintasi ruas jalan bebas hambatan dengan kondisi lalu lintas yang padat.
Pernyataan Pihak Berwenang
Seorang petugas yang memeriksa lokasi kejadian menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Ia juga memberikan perkiraan nilai kerugian yang ditimbulkan.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai 30 juta rupiah," jelasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menutup investigasi awal di TKP. Saat ini, proses lebih lanjut dan penyelesaian administrasi kecelakaan masih ditangani oleh pihak yang berwenang. Kejadian ini menjadi pengingat akan risiko di balik kemudahan perjalanan mudik menggunakan jalan tol.
Artikel Terkait
Persija Hadapi Krisis Pemain Jelang Laga Krusial Kontra Dewa United di JIS
Pemerintah Perkuat Pendidikan Inklusif Melalui Pelatihan Guru dan Perluasan Akses
Terminal Kampung Rambutan Perketat Pemeriksaan Kelaikan Bus Jelang Mudik Lebaran
Pelni Balikpapan Tambah Armada dan Frekuensi Layar Antisipasi Mudik Lebaran 2026