PARADAPOS.COM - Arus lalu lintas pada hari ketiga Operasi Ketupat 2026 masih terpantau lancar, meskipun otoritas bersiap menghadapi potensi peningkatan volume kendaraan pada Minggu sore hingga malam. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan kesiapan penuh untuk menerapkan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow atau sistem satu arah, jika situasi di lapangan menuntutnya. Operasi yang mengusung tema 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia' ini berlangsung dari 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus utama pada keselamatan pemudik.
Kesiapan Rekayasa Lalu Lintas Berdasarkan Kondisi Real-Time
Dari Command Center PJR Korlantas Polri di Cikarang, Jawa Barat, Irjen Agus menjelaskan bahwa keputusan untuk melakukan rekayasa lalu lintas tidak didasarkan pada prediksi semata, melainkan pada pemantauan situasi secara langsung dan terus-menerus. Polisi memanfaatkan beragam teknologi untuk mendapatkan gambaran akurat tentang kepadatan di jalan raya.
“Kami menunggu kemungkinan setelah buka puasa, ada bangkitan arus. Namun demikian penyiapan daripada skenario manajemen rekayasa lalu lintas sudah siap, apakah sore, malam nanti akan kita lakukan contraflow hingga mungkin nanti one way, sudah kami persiapkan, sambil menunggu update,” ujarnya pada Minggu (15/3/2026).
Ia menambahkan, pemantauan dilakukan secara komprehensif. “Karena kami bekerja bukan prediksi, tetapi traffic counting pada saat itu secara update akan kita monitor, baik dari CCTV, baik dari radar, termasuk hampir setiap tiga jam kami terbangkan ETLE drone untuk memantau kondisi real time,” jelasnya.
Fokus Utama pada Keselamatan Pemudik
Lebih dari sekadar penempatan personel di titik-titik rawan, Operasi Ketupat 2026 dirancang dengan tujuan akhir yang jelas: memastikan setiap pemudik tiba di tujuan dengan selamat. Irjen Agus menegaskan komitmen ini sebagai inti dari pelaksanaan operasi.
“Yang jelas bahwa kami tidak hanya hadir di lapangan, tetapi kami memastikan bahwa Operasi Ketupat, baik mudik dan balik, jadi berangkatnya dari rumah atau dari kantornya masing-masing untuk ke kampung halaman, itu dinyatakan pasti selamat dan aman sampai tujuan,” tegasnya.
Perkembangan Arus Mudik Hingga Siang Hari
Berdasarkan pantauan hingga siang hari, terlihat gelombang pemudik telah mulai bergerak. Sekitar 25 persen kendaraan diperkirakan telah keluar dari Jakarta menuju berbagai daerah tujuan, seperti Jawa Timur, Bandung, dan Sumatera. Kondensi ini masih tergolong landai, memberikan ruang bagi otoritas untuk mengantisipasi puncak arus yang biasanya terjadi pada hari-hari berikutnya.
Dengan segala skenario dan teknologi yang telah disiagakan, Korlantas Polri berupaya mengelola dinamika lalu lintas mudik secara responsif. Keberhasilan operasi tidak diukur dari banyaknya pengaturan jalan, melainkan dari lancarnya perjalanan dan minimnya insiden di jalan raya.
Artikel Terkait
Polisi Bantu Warga Bogor Buka Pintu Mobil yang Terkunci Otomatis
Ketua Umum PKB Prihatin Atas Penangkapan Bupati Cilacap oleh KPK
NTT Data Luncurkan Pabrik AI Perusahaan Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi
Persija Hadapi Krisis Pemain Jelang Laga Krusial Kontra Dewa United di JIS