PARADAPOS.COM - Pengurus Provinsi Cabang Olahraga Kick Boxing Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah menggenjot persiapan menyambut perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan mereka tuan rumahi. Berbagai langkah strategis, mulai dari pembinaan atlet, penyiapan fasilitas, hingga penguatan internal organisasi, telah dan akan terus dijalankan untuk memastikan kontribusi prestasi yang optimal pada ajang empat tahunan tersebut.
Target Medali: Optimistis namun Realistis
Menghadapi PON di rumah sendiri, Ketua Pengprov Kick Boxing NTT, Alexon Lumba, menyampaikan optimisme yang diimbangi dengan perencanaan yang matang. Menurutnya, penetapan target perolehan medali secara spesifik masih akan menunggu perkembangan persiapan atlet di tahap-tahap mendatang.
Alexon Lumba menjelaskan, "Untuk target medali tentu kami optimistis bisa meraih, baik emas, perak, maupun perunggu. Namun, jumlah pastinya akan disesuaikan dengan perkembangan persiapan atlet hingga mendekati pelaksanaan PON."
Keuntungan Tuan Rumah dan Modal Pengalaman
Status NTT sebagai tuan rumah memberikan keleluasaan waktu yang berharga. Tanpa harus melalui babak kualifikasi Pra-PON, para pelatih dan atlet memiliki runway yang lebih panjang untuk menyusun program latihan dan pembinaan yang komprehensif. Selain itu, capaian di PON sebelumnya di Aceh-Sumatera Utara dijadikan sebagai pijakan evaluasi dan sumber motivasi.
"Kami sudah punya pengalaman dan capaian medali di PON sebelumnya. Ini menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk tampil lebih baik saat menjadi tuan rumah," ungkap Alexon, menegaskan pentingnya modal psikologis tersebut.
Fokus pada Kesiapan Venue dan Pembinaan Jangka Panjang
Di luar persiapan atlet, kesiapan sarana pertandingan juga menjadi perhatian serius. Meski mengakui fasilitas yang ada saat ini masih perlu ditingkatkan, Alexon memastikan koordinasi intensif dengan Dispora dan panitia pelaksana terus dilakukan. Kota Kupang, yang ditetapkan sebagai venue cabang kick boxing, diharapkan dapat menyediakan arena yang memenuhi standar teknis dan mampu mendukung performa puncak atlet.
Pada sisi pembinaan, program latihan berjalan rutin dengan penekanan pada aspek teknik, fisik, dan ketangguhan mental. Pengprov pun telah merancang program jangka panjang untuk menjaga konsistensi dan puncak performa atlet tepat pada waktunya.
Mematangkan Strategi Melalui Koordinasi Internal
Sebagai bagian dari langkah taktis, pengurus akan segera menggelar rapat koordinasi untuk menyelaraskan seluruh program kerja. Rapat ini ditujukan untuk memastikan semua lini bergerak sesuai dengan peta jalan yang telah ditetapkan.
"Awal April kami akan melaksanakan rapat bersama seluruh pengurus untuk mematangkan program kerja dan strategi menghadapi PON," tutur Alexon Lumba, menutup penjelasannya.
Dengan kombinasi antara waktu persiapan yang memadai, pembelajaran dari pengalaman lalu, dan komitmen untuk memperbaiki berbagai aspek pendukung, cabang olahraga kick boxing NTT bertekad untuk menunjukkan taringnya di hadapan publik tanah air pada 2028 mendatang.
Artikel Terkait
Angka Kecelakaan dan Korban Jiwa Saat Mudik Lebaran Turun Signifikan
Arus Mudik Simpang Ajibarang Lancar Meski Diguyur Hujan Deras
China Mulai Bangun Bandara Baru Senilai Rp 90 Triliun di Foshan untuk Seimbangkan Kawasan Teluk Besar
Arus Balik Lebaran di Pangkal Balam Mulai Landai, Satu Kapal Beroperasi Penuh