Satu Tewas, Satu Luka Berat dalam Tabrakan Berhadapan di Jalan Mancak-Anyer

- Sabtu, 28 Maret 2026 | 04:00 WIB
Satu Tewas, Satu Luka Berat dalam Tabrakan Berhadapan di Jalan Mancak-Anyer

PARADAPOS.COM - Seorang pengendara motor meninggal dunia dan satu lainnya luka berat akibat tabrakan berhadapan di Jalan Mancak-Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (27/3/2026) sore. Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu melibatkan dua sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan di Kampung Mecute, Desa Labuan.

Kronologi Insiden di Tengah Jalan

Menurut keterangan yang dihimpun dari lokasi kejadian, benturan keras terjadi di tengah ruas jalan. Dampaknya cukup hebat, hingga kedua pengendara terlempar beberapa meter dari titik tabrakan. Mereka mengalami cedera serius, terutama di bagian kepala dan tubuh.

Dari penelusuran awal, terdapat indikasi bahwa salah satu motor mengalami gangguan teknis sebelum kecelakaan. Situasi ini diduga menjadi faktor yang memicu tabrakan.

Upaya Pertolongan dan Korban Jiwa

Kapolsek Mancak AKP Acum menjelaskan bahwa pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan dari warga setempat. Tim langsung melakukan evakuasi untuk memberikan pertolongan pertama.

"Korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil patroli ke Puskesmas Mancak untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun karena kondisi luka yang cukup serius, keduanya dirujuk ke rumah sakit di wilayah Kota Cilegon," jelasnya.

Sayangnya, upaya medis tidak dapat menyelamatkan salah seorang korban. Ia dinyatakan meninggal dunia di Bethsaida Hospitals sekitar pukul 18.30 WIB. Sementara itu, korban lainnya masih menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang dideritanya.

Penyelidikan Berlanjut

Pasca insiden, proses hukum dan penyelidikan teknis segera dilakukan. Kasus ini telah dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Cilegon Polda Banten untuk ditangani lebih lanjut.

Petugas kepolisian masih mendalami berbagai aspek untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Seluruh kemungkinan, termasuk faktor kelalaian, sedang dikaji secara mendetail untuk memberikan kejelasan atas peristiwa tragis ini.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar