PARADAPOS.COM - Seorang pengendara motor meninggal dunia dan satu lainnya luka berat akibat tabrakan berhadapan di Jalan Mancak-Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (27/3/2026) sore. Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu melibatkan dua sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan di Kampung Mecute, Desa Labuan.
Kronologi Insiden di Tengah Jalan
Menurut keterangan yang dihimpun dari lokasi kejadian, benturan keras terjadi di tengah ruas jalan. Dampaknya cukup hebat, hingga kedua pengendara terlempar beberapa meter dari titik tabrakan. Mereka mengalami cedera serius, terutama di bagian kepala dan tubuh.
Dari penelusuran awal, terdapat indikasi bahwa salah satu motor mengalami gangguan teknis sebelum kecelakaan. Situasi ini diduga menjadi faktor yang memicu tabrakan.
Upaya Pertolongan dan Korban Jiwa
Kapolsek Mancak AKP Acum menjelaskan bahwa pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan dari warga setempat. Tim langsung melakukan evakuasi untuk memberikan pertolongan pertama.
"Korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil patroli ke Puskesmas Mancak untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun karena kondisi luka yang cukup serius, keduanya dirujuk ke rumah sakit di wilayah Kota Cilegon," jelasnya.
Sayangnya, upaya medis tidak dapat menyelamatkan salah seorang korban. Ia dinyatakan meninggal dunia di Bethsaida Hospitals sekitar pukul 18.30 WIB. Sementara itu, korban lainnya masih menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang dideritanya.
Penyelidikan Berlanjut
Pasca insiden, proses hukum dan penyelidikan teknis segera dilakukan. Kasus ini telah dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Cilegon Polda Banten untuk ditangani lebih lanjut.
Petugas kepolisian masih mendalami berbagai aspek untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Seluruh kemungkinan, termasuk faktor kelalaian, sedang dikaji secara mendetail untuk memberikan kejelasan atas peristiwa tragis ini.
Artikel Terkait
Mentan Klaim Indonesia Jadi Rujukan Global, Peringatkan Ancaman Krisis Pangan
Thailand dan Iran Sepakati Jaminan Keamanan Tanker Minyak di Selat Hormuz
Investasi Emas Kini Bisa Dimulai dari Rp10.000 Berkat Platform Digital
Sekolah di Sumatra Kembali Normal Pascabanjir, Didukung Pemulihan Infrastruktur