Pertamina Patra Niaga Tegaskan Harga BBM Tak Berubah, Imbau Masyarakat Tak Panik

- Selasa, 31 Maret 2026 | 21:25 WIB
Pertamina Patra Niaga Tegaskan Harga BBM Tak Berubah, Imbau Masyarakat Tak Panik

PARADAPOS.COM - PT Pertamina Patra Niaga, selaku anak usaha Pertamina di sektor hilir, menegaskan komitmennya untuk tidak menyesuaikan harga seluruh jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) seiring arahan Pemerintah. Pernyataan ini disampaikan untuk menegaskan ketersediaan pasokan dan mencegah keresahan masyarakat di tengah dinamika pasar energi global.

Strategi Jaga Stabilitas Pasokan

Sebagai ujung tombak distribusi energi nasional, Pertamina Patra Niaga mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Fokus utamanya adalah memastikan distribusi BBM berjalan optimal ke seluruh penjuru tanah air. Untuk mencapainya, perusahaan melakukan penguatan koordinasi dan negosiasi dengan para pemasok. Di sisi lain, optimalisasi sistem logistik dan distribusi juga terus digenjot guna menjaga keandalan pasokan di tingkat konsumen akhir.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan kesiapan perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan. "Pertamina Patra Niaga senantiasa melaksanakan kebijakan Pemerintah, termasuk dalam hal penetapan harga BBM," jelasnya. Ia menambahkan, berbagai upaya strategis telah dan akan terus dijalankan untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga bagi masyarakat.

Ajakan untuk Bijak dan Kritis

Di luar upaya teknis di lapangan, perusahaan juga aktif mengedukasi publik. Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk bersikap bijak dalam menggunakan energi sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Hemat energi, menurut mereka, adalah kontribusi nyata setiap warga dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Roberth juga secara khusus meminta masyarakat untuk lebih kritis terhadap informasi yang beredar. "Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying," tuturnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 31 Maret 2026. Ia menekankan bahwa kepanikan yang berujung pada pembelian berlebihan justru dapat mengganggu stabilitas pasokan yang telah terjaga.

Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat dinilai sebagai kunci utama. Dengan kerja sama semua pihak, ketersediaan energi nasional diharapkan dapat terus mendukung aktivitas sehari-hari dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar