Lebih dari 100 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tunaikan Dam, Kemenhaj Catat 71 Ribu Bayar Lewat Program ADAHI

- Rabu, 20 Mei 2026 | 22:50 WIB
Lebih dari 100 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tunaikan Dam, Kemenhaj Catat 71 Ribu Bayar Lewat Program ADAHI
PARADAPOS.COM - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan bahwa sebanyak 100.268 calon jemaah haji Indonesia telah memenuhi kewajiban dam melalui berbagai skema, baik di Arab Saudi maupun di dalam negeri. Dari jumlah tersebut, mayoritas, yakni 71.262 jemaah, membayar dam melalui program ADAHI di Arab Saudi. Sementara itu, 26.901 jemaah menyelesaikan kewajiban dam di Indonesia, dan 2.105 jemaah lainnya memilih berpuasa sebagai alternatif. Data ini disampaikan langsung oleh Kemenhaj di Makkah pada Rabu, 20 Mei 2026, menandai capaian penting dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Keberagaman Skema dan Pandangan Fikih

Kemenhaj mencatat bahwa 821 calon jemaah haji memilih skema haji ifrad, sehingga mereka tidak dikenakan kewajiban dam tamattu. Langkah ini merupakan bentuk penghormatan terhadap perbedaan pandangan fikih di kalangan jemaah. Juru bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menjelaskan bahwa pemerintah memberikan ruang yang luas bagi setiap individu untuk menjalankan keyakinannya. “Kemenhaj menghormati keberagaman pandangan fikih dalam pelaksanaan dam. Pemerintah memberikan ruang yang luas bagi jemaah calon haji untuk menjalankan keyakinan fikihnya masing-masing, dengan tetap memastikan pelaksanaannya berjalan tertib, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya di Makkah.

Apresiasi dari Arab Saudi

Menurut Ichsan, capaian ini menjadi catatan penting. Pengelolaan dam yang semakin tertata, tuturnya, mencerminkan meningkatnya kesadaran jemaah untuk melaksanakan ketentuan ibadah melalui mekanisme yang jelas dan aman. “Pendataan dam jemaah calon haji Indonesia tahun ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Arab Saudi. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola layanan haji, termasuk pada aspek ibadah yang berkaitan langsung dengan kebutuhan jemaah calon haji,” ungkap Ichsan.

Imbauan untuk Waspada

Kemenhaj mengimbau para calon jemaah haji untuk berhati-hati terhadap tawaran pembayaran dam di luar jalur resmi. Peringatan ini disampaikan menyusul maraknya tawaran yang tidak disertai kejelasan mekanisme, bukti pembayaran, dan kepastian pelaksanaan. “Jemaah calon haji kami minta tidak mudah percaya pada tawaran pembayaran dam yang tidak jelas. Jika ragu, segera berkonsultasi dengan petugas kloter, pembimbing ibadah, atau petugas haji Indonesia di sektor masing-masing,” jelas Ichsan.

Perkembangan Operasional Haji 1447 H

Di luar pengelolaan dam, Kemenhaj juga merilis perkembangan terkini penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Hingga hari ke-30 masa operasional, sebanyak 498 kloter dengan total 192.185 calon jemaah haji dan 1.984 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Untuk kedatangan gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport, Jeddah, tercatat 224 kloter dengan 85.618 calon jemaah haji dan 893 petugas telah tiba. Sementara itu, sebanyak 487 kloter dengan 188.259 calon jemaah haji dan 1.984 petugas telah berada di Makkah. Adapun calon jemaah haji khusus yang telah tiba di Tanah Suci mencapai 14.513 orang.

Layanan dan Persiapan Puncak Haji

Ichsan menegaskan bahwa secara umum layanan haji Indonesia berjalan lancar. Pemerintah terus memastikan seluruh aspek, mulai dari kedatangan, akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, pembinaan ibadah, hingga perlindungan jemaah, berjalan optimal. “Secara umum, layanan haji Indonesia berjalan lancar. Pemerintah terus memastikan seluruh aspek layanan, mulai dari kedatangan, akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, pembinaan ibadah, hingga pelindungan jemaah calon haji, berjalan optimal,” katanya. Menjelang puncak haji, Kemenhaj kembali mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan, menghemat tenaga, memperbanyak istirahat, dan fokus mempersiapkan diri menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina. “Jangan sungkan meminta bantuan kepada petugas. Petugas haji Indonesia hadir untuk mendampingi, melayani, dan melindungi jamaah calon haji selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” pesan Ichsan. Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan kelancaran ibadah para jemaah. “Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, perlindungan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh tamu-tamu-Nya, serta menjadikan hajinya mabrur dan mabruroh,” ujarnya.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar