PARADAPOS.COM - Seorang bayi laki-laki berusia satu tahun di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, ditemukan tewas setelah terseret arus deras sungai di dekat rumahnya. Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (20/5) sekitar pukul 12.00 Wita di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa. Bayi tersebut diduga merangkak keluar rumah saat ibunya berada di kamar mandi, lalu tercebur ke sungai yang jaraknya tak jauh dari tempat tinggal orang tuanya. Jasad korban baru ditemukan setelah warga melakukan pencarian selama kurang lebih satu jam.
Kronologi Kejadian
Saat itu, kondisi sungai tengah meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. Arus yang deras membuat proses pencarian menjadi lebih sulit. Orang tua korban yang baru menyadari anaknya hilang segera berteriak meminta tolong. Warga sekitar pun bergegas turun ke sungai untuk melakukan penyisiran.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Mamuju Tengah, Hamka, membenarkan kejadian nahas tersebut.
“Setelah kurang lebih 1 jam pencarian, bayi tersebut ditemukan meninggal dunia,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).
Dugaan Penyebab Insiden
Hamka menjelaskan, berdasarkan keterangan dari keluarga, bayi itu diduga merangkak keluar rumah tanpa sepengetahuan ibunya. Sang ibu sedang berada di kamar mandi saat kejadian berlangsung. Dalam waktu singkat, bayi tersebut diduga terus bergerak hingga akhirnya jatuh ke sungai yang berjarak sangat dekat dari rumah.
“Mungkin (saat keluar rumah itu lalu korban) terjatuh akhirnya terseret arus yang cukup deras,” terangnya.
Warga yang datang membantu pencarian harus berhadapan dengan kondisi sungai yang keruh dan deras. Meski demikian, mereka tetap menyusuri aliran sungai hingga akhirnya menemukan jasad bayi dalam keadaan meninggal dunia.
Respons Warga dan Peringatan
Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bagi masyarakat sekitar, terutama bagi orang tua yang memiliki anak kecil di daerah dekat aliran sungai. Kejadian berlangsung begitu cepat, hanya dalam hitungan menit setelah bayi diperkirakan keluar rumah. Warga setempat mengaku terkejut dan berduka atas musibah yang menimpa keluarga korban.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih dalam masa berduka dan memilih untuk tidak memberikan keterangan lebih lanjut kepada media. Pihak BPBD setempat mengimbau warga untuk lebih waspada, terutama saat musim hujan yang meningkatkan debit air sungai.
Editor: Reza Pratama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Indonesia Andalkan Kekuatan Komunitas dan Layanan Primer sebagai Fondasi Kesehatan Ibu
Anggota DPR Andre Rosiade Bagikan Rp94 Juta ke Jemaah Haji Kloter 11 Padang, Tampung Keluhan Kamar Terpisah hingga Menu Katering
iCar V23 Raup 300 Pemesanan di IIMS 2026 Meski Tanpa Dealer Resmi dan Harga Pasti
Arsenal Pastikan Parade Juara Liga Inggris 31 Mei 2026, Berpotensi Rayakan Gelar Ganda Usai Final Liga Champions