Bayi Satu Tahun Tewas Terseret Arus Deras Sungai di Mamuju Tengah

- Kamis, 21 Mei 2026 | 01:50 WIB
Bayi Satu Tahun Tewas Terseret Arus Deras Sungai di Mamuju Tengah
PARADAPOS.COM - Seorang bayi laki-laki berusia satu tahun di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, ditemukan tewas setelah terseret arus deras sungai di dekat rumahnya. Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (20/5) sekitar pukul 12.00 Wita di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa. Bayi tersebut diduga merangkak keluar rumah saat ibunya berada di kamar mandi, lalu tercebur ke sungai yang jaraknya tak jauh dari tempat tinggal orang tuanya. Jasad korban baru ditemukan setelah warga melakukan pencarian selama kurang lebih satu jam.

Kronologi Kejadian

Saat itu, kondisi sungai tengah meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. Arus yang deras membuat proses pencarian menjadi lebih sulit. Orang tua korban yang baru menyadari anaknya hilang segera berteriak meminta tolong. Warga sekitar pun bergegas turun ke sungai untuk melakukan penyisiran. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Mamuju Tengah, Hamka, membenarkan kejadian nahas tersebut. “Setelah kurang lebih 1 jam pencarian, bayi tersebut ditemukan meninggal dunia,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).

Dugaan Penyebab Insiden

Hamka menjelaskan, berdasarkan keterangan dari keluarga, bayi itu diduga merangkak keluar rumah tanpa sepengetahuan ibunya. Sang ibu sedang berada di kamar mandi saat kejadian berlangsung. Dalam waktu singkat, bayi tersebut diduga terus bergerak hingga akhirnya jatuh ke sungai yang berjarak sangat dekat dari rumah. “Mungkin (saat keluar rumah itu lalu korban) terjatuh akhirnya terseret arus yang cukup deras,” terangnya. Warga yang datang membantu pencarian harus berhadapan dengan kondisi sungai yang keruh dan deras. Meski demikian, mereka tetap menyusuri aliran sungai hingga akhirnya menemukan jasad bayi dalam keadaan meninggal dunia.

Respons Warga dan Peringatan

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bagi masyarakat sekitar, terutama bagi orang tua yang memiliki anak kecil di daerah dekat aliran sungai. Kejadian berlangsung begitu cepat, hanya dalam hitungan menit setelah bayi diperkirakan keluar rumah. Warga setempat mengaku terkejut dan berduka atas musibah yang menimpa keluarga korban. Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih dalam masa berduka dan memilih untuk tidak memberikan keterangan lebih lanjut kepada media. Pihak BPBD setempat mengimbau warga untuk lebih waspada, terutama saat musim hujan yang meningkatkan debit air sungai.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar