Pemerintah Salurkan PKH dan BPNT Awal April 2026, Begini Cara Cek Penerimanya

- Jumat, 03 April 2026 | 09:25 WIB
Pemerintah Salurkan PKH dan BPNT Awal April 2026, Begini Cara Cek Penerimanya

PARADAPOS.COM - Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dua program utama yang cair pada awal April 2026 ini adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Masyarakat yang ingin memastikan status penerimaannya dapat melakukan pengecekan melalui kanal resmi yang disediakan Kementerian Sosial.

Cara Cek Penerima Bansos April 2026

Untuk memastikan kelayakan dan menghindari informasi yang simpang siur, Kementerian Sosial menyediakan dua jalur verifikasi utama yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Proses pengecekan ini dirancang sederhana namun memerlukan ketelitian dalam mengisi data.

1. Melalui Aplikasi Cek Bansos

Cara pertama adalah dengan menggunakan aplikasi mobile "Cek Bansos" yang tersedia di platform Android dan iOS. Setelah mengunduh aplikasi, pengguna perlu mendaftar menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan data Kartu Keluarga. Selanjutnya, masuk ke menu "Cek Bansos", isi data wilayah serta nama sesuai KTP, lalu klik "Cari Data".

2. Melalui Situs Web Resmi

Alternatif lainnya adalah mengecek langsung melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id. Pada halaman tersebut, isikan data wilayah dan nama lengkap, masukkan kode captcha yang muncul, kemudian klik tombol "Cari Data".

Setelah proses tersebut, sistem akan menampilkan hasil apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima bansos, lengkap dengan rincian jenis bantuan yang berhak diterima. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas daya beli masyarakat, khususnya dalam menyambut hari raya.

Rincian Program Bansos yang Disalurkan

Penyaluran bansos pada periode ini mencakup dua program dengan skema dan sasaran yang telah ditetapkan berdasarkan data terbaru. Berikut detailnya.

Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH tetap menjadi salah satu program perlindungan sosial andalan pemerintah di tahun 2026. Program yang menyasar sekitar 10 juta keluarga penerima manfaat ini menganggarkan dana hingga Rp28,7 triliun. Pencairan tahap awal tahun ini telah menjangkau sekitar 8,9 juta keluarga dengan nilai penyaluran melampaui Rp6 triliun.

Pemerintah juga melakukan pembaruan data melalui DTSEN, yang menambahkan sekitar 1 juta penerima baru. Meski demikian, sebagian dari penerima tambahan ini masih harus melalui proses administrasi lebih lanjut sebelum dananya dapat dicairkan. Besaran bantuan PKH bervariasi, diberikan secara bertahap berdasarkan kategori penerima, mulai dari ibu hamil, anak sekolah, lansia, hingga penyandang disabilitas.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Sementara itu, program BPNT atau yang dikenal sebagai bantuan kartu sembako juga dipastikan kembali cair menyongsong Ramadan. Untuk tahun 2026, alokasi anggaran program ini mencapai Rp43,8 triliun, yang ditujukan bagi 18,3 juta keluarga penerima manfaat.

Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam beberapa kesempatan sebelumnya menegaskan pentingnya ketepatan sasaran. "Penyaluran bansos harus tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah. Itu komitmen kami untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke yang membutuhkan," ujarnya.

Setiap keluarga penerima BPNT mendapatkan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan. Mengingat penyaluran dilakukan setiap tiga bulan, maka pada tahap awal ini penerima akan memperoleh dana sebesar Rp600.000 sekaligus. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan di e-Warong atau agen mitra bank penyalur yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar