PARADAPOS.COM - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menanggapi pernyataan Jusuf Kalla yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan menjadi presiden tanpa perannya. Dalam respons yang disampaikan kepada wartawan, Minggu (19/4), Sarmuji menekankan bahwa kemenangan politik selalu melibatkan banyak faktor dan tidak bergantung pada satu individu saja.
Politik Adalah Hasil Kolektif, Bukan Faktor Tunggal
Menanggapi klaim mantan Wakil Presiden tersebut, Sarmuji menggarisbawahi kompleksitas dinamika politik. Ia menyatakan bahwa dalam setiap peristiwa besar, termasuk kemenangan pilpres, selalu ada banyak unsur yang saling mendukung.
"Di dunia ini enggak ada yang terjadi karena faktor tunggal," tegas Sarmuji.
Ia mengakui bahwa Jusuf Kalla kemungkinan memiliki andil dalam kemenangan Jokowi pada Pilpres 2014. Namun, ia juga mengingatkan bahwa kontribusi datang dari berbagai pihak.
"Bisa jadi Pak JK punya jasa, kemungkinan yang lain juga punya jasa," ujarnya.
Meski demikian, Sarmuji menghormati hak JK untuk menyampaikan pandangan pribadinya mengenai peran tersebut. "Tapi itu hak Pak JK untuk menyampaikan bahwa beliau punya jasa," lanjutnya.
Detil Penentuan Cawapres Hanya Diketahui Jokowi
Ketika ditanya lebih jauh mengenai proses pemilihan calon wakil presiden yang mendampingi Jokowi kala itu, Sarmuji mengaku tidak mengetahui detailnya. Ia berpendapat bahwa narasi lengkap hanya dimiliki oleh Presiden Jokowi sendiri.
"Saya nggak tahu persis. Hanya Pak Jokowi yang tahu versi lengkapnya seperti apa, yang lain hanya tahu sebagian saja," tandasnya.
Pernyataan Sarmuji ini muncul sebagai respons atas pernyataan Jusuf Kalla sehari sebelumnya. Dalam sebuah media briefing di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4), JK dengan tegas menyatakan perannya.
"Kasih tahu semua itu termul-termul itu. Jokowi jadi Presiden karena saya. Setuju? Setuju. Tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden," ungkapnya.
Pernyataan dari kedua tokoh ini menyoroti bagaimana narasi sejarah dan kontribusi politik sering kali memiliki banyak sudut pandang, tergantung dari posisi dan pengalaman masing-masing pelaku.
Artikel Terkait
Luhut Umumkan Bansos Diubah Jadi Transfer Tunai Rp5,4 Juta per Orang, Gunakan AI dan Identitas Digital
Bahlil Dikabarkan Maju Pilpres 2029, Pengamat: Fokusnya Justru ke Pileg
Analisis Pengamat: Lagu Viral MBG Bisa Dorong Bahlil Jadi Penantang Prabowo di Pilpres 2029
Analis Ekonomi Soroti Kesenjangan Janji dan Realitas Pemerintah di Tengah Pelemahan Rupiah