PARADAPOS.COM - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelontorkan bantuan signifikan untuk meningkatkan fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya strategis mempersiapkan daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan infrastruktur kesehatan yang memadai. Dukungan mencakup penyediaan alat kesehatan canggih dan pembangunan gedung baru, yang diharapkan dapat terealisasi penuh pada tahun 2026.
Dukungan Konkret untuk Fasilitas Penunjang IKN
Sebagai kabupaten terdekat dari lokasi pembangunan IKN, Penajam Paser Utara mendapat perhatian khusus dalam percepatan pembangunan infrastruktur pendukung. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kapasitas layanan kesehatan di RSUD Ratu Aji Putri Botung, yang diproyeksikan menjadi mitra strategis untuk memenuhi kebutuhan medis di kawasan tersebut.
Lukasiwan Eddy Saputro, Direktur RSUD setempat, mengonfirmasi adanya komitmen pemerintah pusat ini. Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa bantuan tersebut diarahkan untuk mempercepat tersedianya fasilitas penunjang IKN.
"Pemerintah pusat memberikan dukungan untuk percepatan peningkatan fasilitas layanan kesehatan penunjang IKN," ujarnya.
Bantuan Alat Kesehatan Canggih dan Pembangunan Gedung
Bantuan dari Kemenkes pada tahun ini mencakup sejumlah peralatan medis mutakhir. Salah satu yang paling utama adalah alat pemindaian tomografi terkomputasi atau CT Scan, yang rencananya akan dioperasikan mulai Mei 2026. Tidak hanya itu, pemerintah juga menjadwalkan pemberian bantuan alat lain untuk layanan penyakit jantung, seperti catheterization laboratory (Cathlab).
Lukasiwan menekankan bahwa proses pengadaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kemenkes.
"Pengadaan bantuan alat kesehatan tersebut dilakukan Kemenkes, sehingga RSUD Ratu Aji Putri Botung hanya sebagai penerima manfaat," jelasnya.
Di samping bantuan peralatan, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemenkes tahun 2025, dialokasikan anggaran sekitar Rp5,8 miliar. Dana tersebut khusus ditujukan untuk pembangunan gedung layanan jantung di lingkungan rumah sakit tersebut.
Peningkatan Kapasitas Layanan dan Dampaknya
Dengan terpenuhinya alat-alat kesehatan tersebut pada 2026, kapabilitas RSUD Ratu Aji Putri Botung diproyeksikan melonjak signifikan. Rumah sakit itu akan mampu memberikan layanan yang lebih kompleks, salah satunya adalah operasi pemasangan ring atau cincin jantung, yang selama ini mungkin memerlukan rujukan ke kota besar.
Percepatan peningkatan fasilitas ini bukan hanya sekadar penambahan alat, melainkan sebuah langkah krusial untuk memperkuat posisi Kabupaten Penajam sebagai daerah mitra IKN yang andal. Infrastruktur kesehatan yang mumpuni menjadi tulang punggung dalam mendukung aktivitas dan kesejahteraan masyarakat di kawasan strategis nasional tersebut.
Artikel Terkait
BGN Tanggung Biaya Pengobatan Korban Diduga Keracunan Menu MBG di Jakarta Timur
Gubernur Pramono Anung: Muhammadiyah Modernisasi Tradisi Halal Bihalal
Lebih dari 45% Perusahaan Transportasi Rusia Sudah Gunakan AI, Pemerintah Siapkan Regulasi
Rusia Lancarkan Serangan Udara Siang Hari, 14 Tewas Jelang Paskah