PARADAPOS.COM - Persib Bandung akan menghadapi ujian berat kala menjamu Bali United dalam laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu (12/4/2026) malam ini, diwarnai momentum berbeda antara kedua tim. Persib dituntut waspada terhadap kepercayaan diri tamunya yang baru saja meraih kemenangan telak.
Kewaspadaan Pelatih Menghadapi Momentum Lawan
Menyongsong laga penting ini, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tidak menampik bahwa tantangan yang dihadapi sangatlah serius. Ia menyoroti performa gemilang Bali United di laga sebelumnya, yang dinilainya bisa menjadi faktor psikologis yang signifikan. Kemenangan 6-1 atas PSBS Biak diyakini telah membawa angin segar dan motivasi tinggi bagi skuad Serdadu Tridatu.
Hodak menekankan, anak asuhnya harus tampil dengan level tertinggi untuk bisa meraih poin. Ia mengakui kualitas yang dimiliki oleh tim asuhan Stefano Cugurra tersebut.
“Bali United menang 6-1, mereka pasti sangat percaya diri. Mereka punya skuad yang bagus, dan setiap pertandingan melawan mereka selalu sulit,” ungkap Hodak dalam keterangannya di Bandung, Kamis (9/4/2026).
Atmosfer GBLA dan Tantangan di Papan Klasemen
Laga di GBLA yang selalu dipadati puluhan ribu suporter ini diprediksi akan berlangsung panas. Tekanan untuk meraih kemenangan, baik dari segi perburuan poin di klasemen maupun tuntutan loyalis fanatik, akan membentuk dinamika pertandingan. Persib, yang berstatus tuan rumah, tentu ingin memanfaatkan dukungan massa untuk menghentikan laju Bali United.
Pertemuan dua tim dengan ambisi tinggi ini bukan hanya sekadar soal tiga poin, tetapi juga perebutan posisi strategis menjelang akhir musim. Kedua kubu dipastikan akan menyusun strategi matang, mengingat sejarah pertemuan keduanya yang kerap berlangsung ketat dan penuh intensitas.
Artikel Terkait
Kemenhub Terapkan WFH 40 Persen Setiap Hari, Tak Ikuti Aturan Libur Jumat
Gubernur DKI Ancam Pecat Petugas yang Rekayasa Laporan di Aplikasi JAKI
Pemerintah DKI Rancang Integrasi MRT dan KRL di Kawasan Kota Tua
BMKG: Gelombang Laut di Perairan Bangka Belitung Diprakirakan Tetap Stabil Tiga Hari ke Depan