PARADAPOS.COM - Aksi tawuran warga di sekitar Stasiun Klender, Jakarta Timur, menyebabkan keterlambatan sejumlah rute Bus TransJakarta pada Senin pagi, 25 Mei 2026. Peristiwa ini berdampak langsung pada penumpang yang hendak bepergian menggunakan transportasi umum, khususnya di koridor 11. PT Transjakarta secara resmi mengumumkan gangguan layanan tersebut melalui akun media sosial mereka sekitar pukul 07.10 WIB, disertai permintaan maaf kepada para pengguna jasa.
Rute Terdampak dan Penyebab Keterlambatan
Manajemen Transjakarta mengonfirmasi bahwa beberapa trayek mengalami hambatan operasional akibat insiden di lapangan. Tidak hanya satu, setidaknya tiga rute tercatat terdampak langsung oleh kejadian ini.
"Koridor 11, Rute 11W, Rute JAK34 dan JAK42 mengalami keterlambatan kedatangan dikarenakan adanya tawuran warga di sekitar Stasiun Klender," tulis PT Transjakarta melalui akun X resmi, Senin (25/5/2026) seperti dicuitkan pukul 07.10 WIB.
Situasi ini memaksa sejumlah bus harus menyesuaikan jadwal kedatangan, sehingga penumpang yang menunggu di halte mengalami waktu tunggu yang lebih lama dari biasanya. Suasana pagi hari yang seharusnya sibuk berubah menjadi penuh antisipasi bagi para komuter.
Permintaan Maaf dan Imbauan Resmi
Menanggapi gangguan yang terjadi, pihak operator angkutan umum tersebut langsung menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Mereka juga mengimbau para penumpang untuk selalu waspada dan proaktif mencari informasi terbaru.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Pantau informasi terkini layanan Transjakarta melalui X pt_transjakarta, instagram: infotije, pt_transjakarta ataupun aplikasi TJ: Transjakarta," demikian seperti dikutip.
Langkah ini diambil sebagai upaya transparansi informasi kepada publik. Dengan memantau kanal-kanal resmi tersebut, diharapkan penumpang dapat merencanakan perjalanan alternatif atau menyesuaikan waktu keberangkatan mereka agar tidak terlalu terdampak oleh keterlambatan yang masih mungkin terjadi.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Perwira Polri di Nduga Ubah Stigma Warga Lewat Pendekatan Humanis, Redam Konflik Tanpa Kekerasan
Ketua Parlemen Iran Peringatkan AS: Selat Hormuz Hanya Dibuka Sesuai Aturan Kami
Wali Kota Medan Dorong Digitalisasi Pajak Restoran Lewat Sistem QRESTO untuk Cegah Kebocoran PAD
Kurangnya Rasa Ingin Tahu dan Sulit Menerima Masukan Jadi Ciri Individu dengan Kecerdasan di Bawah Rata-rata