PARADAPOS.COM - Angin kencang yang menerjang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (24/5) siang menyebabkan kerusakan pada 90 rumah warga di Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat, dari jumlah tersebut, tujuh rumah mengalami rusak sedang dan 83 lainnya rusak ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu.
Kerusakan Terkonsentrasi di Kampung Parakanomas
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa titik terdampak paling parah berada di Kampung Parakanomas, tepatnya di RT 01, 02, dan 03 RW 01. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut langsung disusul oleh hembusan angin kencang yang merobek atap rumah warga.
“Curah hujan tinggi disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan genting,” kata Adam.
Ia merinci, untuk kategori rusak sedang, beberapa tembok rumah ambruk dan atapnya beterbangan terbawa angin. Sementara itu, kerusakan ringan hampir semuanya terjadi pada bagian genting yang lepas atau bergeser akibat terjangan angin.
Dua Keluarga Mengungsi, Perbaikan Mandiri Dimulai
Dampak paling berat dirasakan oleh dua keluarga yang total beranggotakan 10 jiwa. Mereka terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi ke kediaman kerabat di sekitar lokasi. Kondisi atap rumah mereka dinilai cukup parah sehingga tidak aman untuk dihuni sementara waktu.
Meskipun demikian, semangat gotong royong masih terlihat. Sebagian warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan telah mulai memperbaiki atap mereka secara mandiri. Suara palu dan aktivitas warga terlihat di beberapa titik, menandakan pemulihan mulai berjalan.
TRC Dikerahkan, Bantuan Terpal Didistribusikan
Menanggapi kejadian ini, BPBD Kabupaten Bogor langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi. Tugas utama mereka adalah melakukan asesmen lapangan, berkoordinasi dengan aparat desa setempat, dan memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat yang masih waspada.
“Petugas juga telah mendistribusikan bantuan terpal kepada warga terdampak untuk penanganan sementara,” ungkap Adam.
Bantuan terpal tersebut diharapkan dapat digunakan untuk menutup atap yang rusak agar rumah tetap bisa berfungsi, terutama jika cuaca kembali memburuk.
Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan deras yang disertai angin kencang, masih dapat terjadi. Kondisi ini tidak hanya berpotensi merusak bangunan, tetapi juga bisa menyebabkan pohon tumbang yang membahayakan keselamatan.
Hingga saat ini, kondisi di Desa Tamansari dilaporkan mulai kondusif. Sebagian rumah yang rusak telah diperbaiki sementara agar dapat dihuni kembali oleh pemiliknya.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Berita Ekonomi Hari Ini: Daftar Pinjol Resmi OJK, Potensi B50, hingga Lowongan Kerja di Berbagai Sektor
Como 1907 Pastikan Tiket Liga Champions Usai Bantai Cremonese 4-1
Negosiasi Iran-AS Terancam Gagal Akibat Kebuntuan Pencairan Aset dan Status Uranium
Netanyahu Akui Tak Mampu Pengaruhi Sikap Trump soal Kesepakatan Nuklir Iran