PARADAPOS.COM - Seorang pekerja rumah tangga perempuan berusia 20 tahun menjadi korban dugaan pemerkosaan di rumah majikannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari setelah korban mulai bekerja. Pelaku yang telah ditangkap polisi diketahui merupakan sopir yang bekerja di rumah yang sama dengan korban.
Pelaku Ditangkap, Polisi Konfirmasi Satu Korban
Kepolisian Sektor Metro Jakarta Utara membenarkan penangkapan terhadap terduga pelaku. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Utara, Ipda Maryati Jonggi, membenarkan hal tersebut.
"Betul (sopir pemerkosa PRT) ditangkap," ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi memastikan bahwa hanya ada satu korban dalam perkara ini. Maryati menegaskan hal tersebut saat dikonfirmasi lebih lanjut.
"Korban hanya satu orang usia 20 tahun," tuturnya.
Kronologi Berawal dari Laporan Korban
Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan dugaan kekerasan seksual yang dialaminya ke pihak kepolisian. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan yang akhirnya berujung pada pengamanan terduga pelaku.
Kejadian itu sendiri disebut berlangsung di dalam rumah majikan di kawasan Kelapa Gading. Namun, hingga saat ini penyidik masih mendalami motif dan kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Polisi juga belum membeberkan secara rinci hubungan antara pelaku dan korban, serta waktu pasti terjadinya tindak pidana tersebut. Proses hukum terhadap terduga pelaku masih terus berjalan.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Menteri PU Batalkan Perjalanan Dinas ke AS Usai Surat Perjalanan yang Mencantumkan Istri dan Anak Bocor ke Publik
Polri Geledah Ruko di Cipete sebagai Lokasi ke-13 dalam Pengembangan Kasus Korupsi Batu Bara dan Asabri
Polisi Bongkar Barak Narkoba Disamarkan Sebagai Rumah Warga di Deli Serdang, Dilengkapi Puluhan CCTV
Kemendagri Siap Integrasikan Data Kependudukan ke Sistem Satu Data Indonesia