Presiden Prabowo Saksikan Pelantikan Hakim MK Baru Pekan Ini

- Jumat, 10 April 2026 | 01:00 WIB
Presiden Prabowo Saksikan Pelantikan Hakim MK Baru Pekan Ini

PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyaksikan pengambilan sumpah hakim konstitusi baru dari unsur Mahkamah Agung (MA) dalam pekan ini di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini menandai pengisian posisi yang ditinggalkan oleh Anwar Usman yang telah memasuki masa pensiun pada 6 April 2026. Proses ini merupakan bagian dari mekanisme pergantian rutin di lembaga peradilan tertinggi untuk menjaga keberlangsungan fungsi konstitusional.

Jadwal Pelantikan dan Pengumuman Nama

Pemerintah telah menyiapkan agenda pelantikan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut dalam waktu dekat. Rencananya, acara pengambilan sumpah akan digelar bersamaan dengan pelantikan jajaran Ombudsman Republik Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi hal tersebut saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. "Pengambilan sumpah direncanakan secepatnya dalam minggu ini," jelasnya.

Prasetyo juga menyatakan bahwa nama-nama calon yang diusulkan oleh Mahkamah Agung telah diterima oleh pihak Istana. Meski demikian, pengumuman resmi nama-nama tersebut masih ditunda hingga saat yang tepat. “Sudah diterima. Nanti diumumkan,” ungkapnya singkat.

Tiga Nama Terpilih Hasil Seleksi Ketat

Sementara itu, proses seleksi di tubuh Mahkamah Agung sendiri telah berakhir. Lembaga tersebut telah mengumumkan tiga nama terbaik hasil seleksi terbuka untuk posisi hakim konstitusi. Ketiganya adalah Fahmiron, Liliek Prisbawono Adi, dan Marsudin Nainggolan.

Penetapan ini bukanlah proses yang instan. Ketiga nama tersebut muncul sebagai puncak dari serangkaian tahapan seleksi yang ketat, meliputi penulisan makalah, anotasi putusan, serta uji kelayakan dan wawancara mendalam. Pengumuman resmi tertuang dalam surat bernomor 46/WKMA.YKP1.1/III/2026 yang ditandatangani oleh Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Suharto, pada 9 Maret 2026.

Profil dan Rekam Jejak Kandidat

Setiap calon yang diusulkan membawa pengalaman panjang dan beragam dalam ranah peradilan, mencerminkan kualifikasi yang dibutuhkan untuk menduduki posisi strategis di Mahkamah Konstitusi.

Fahmiron saat ini bertugas sebagai hakim di Pengadilan Tinggi Denpasar, sebuah posisi yang diemban sejak Mei 2024. Sebelumnya, pria berpangkat Hakim Utama Muda ini pernah memimpin Pengadilan Negeri Tangerang, memberikan pengalaman langsung dalam mengelola persidangan di wilayah dengan kompleksitas hukum yang tinggi.

Liliek Prisbawono Adi, hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Medan, telah mengabdi sebagai pegawai negeri sipil sejak 1994. Pengalamannya termasuk pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sebuah pengadilan negeri kelas I A yang menangani beragam perkara penting di ibu kota.

Marsudin Nainggolan menunjukkan rekam jejak karier yang sangat luas. Saat ini menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Utara, perjalanannya dimulai dari hakim di Pengadilan Negeri Curup pada 1992. Kariernya ditandai dengan berbagai posisi pimpinan di sejumlah pengadilan negeri dan tinggi, seperti Medan, Pekanbaru, Ambon, Palangkaraya, dan Surabaya, yang memberinya perspektif mendalam tentang praktik peradilan di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan latar belakang demikian, ketiga calon tersebut diharapkan dapat membawa warna dan kedalaman pertimbangan baru dalam setiap putusan Mahkamah Konstitusi ke depan.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar