Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Kota Tua untuk Halal Bihalal Publik

- Sabtu, 11 April 2026 | 12:00 WIB
Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Kota Tua untuk Halal Bihalal Publik

PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Halal Bihalal publik di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Sabtu (11/4/2026) sore hingga malam. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitarnya. Rekayasa yang bersifat situasional ini diberlakukan mulai pukul 17.30 hingga 21.00 WIB, dengan mengalihkan arus kendaraan ke jalur-jalur alternatif.

Skema Pengalihan Arus Kendaraan

Menyikapi kegiatan yang diperkirakan menarik banyak massa, Dishub DKI telah menyusun sejumlah skema pengalihan. Rencana ini dirancang untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas utama sekaligus memberikan akses bagi peserta acara. Pengalihan akan diterapkan secara dinamis, menyesuaikan dengan kondisi kepadatan aktual di lapangan.

Berikut adalah rincian pengalihan arus lalu lintas yang disiapkan:

- Kendaraan dari arah Pluit menuju Harmoni dialihkan melalui Jalan Jembatan Tiga Raya, Jalan Jembatan Dua Raya, Jalan Pangeran Tubagus Angke, Pasar Pagi Flyover, dan Jalan Jembatan Batu.

- Lalu lintas dari Pluit yang menuju Priok diarahkan melewati Jalan Gedong Panjang, Jalan Pakin, Jalan Krapu, dan Jalan Lodan Raya.

- Arus dari Timur atau Utara yang tujuannya Asemka atau Harmoni akan dialihkan melalui Jalan Kunir (sisi utara menjadi dua arah), Jalan Kopi, Jalan Pejagalan Raya, Jalan Pasar Pagi Lama, Jalan Perniagaan Raya, Jalan Toko Tiga, Jalan Pintu Kecil, Jalan Asemka, dan Jalan Jembatan Batu.

- Kendaraan dari Utara Jalan Kali Besar Barat diarahkan ke Jalan Teh (satu arah ke utara), belok ke Jalan Cengkeh, lalu belok kiri ke Jalan Kunir sisi utara menuju Jalan Kp. Bandan, Jalan R.E. Martadinata, Jalan Lodan Raya, TI Ancol Bintang Mas, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Mangga Dua Raya.

- Sementara itu, lalu lintas dari arah Selatan yang melewati Jalan Asemka akan dialihkan melalui Jalan Pintu Kecil, Jalan Malaka, Jalan Malaka 2, Jalan Kopi, Jalan Bandengan Selatan, Jalan Bandengan Utara, dan Jalan Gedong Panjang.

Imbauan Gunakan Transportasi Umum

Dishub DKI Jakarta secara khusus mengimbau masyarakat yang ingin menghadiri acara untuk memanfaatkan angkutan umum, terutama bus Transjakarta. Langkah ini dinilai lebih efisien untuk mengurangi volume kendaraan pribadi di kawasan yang sudah padat tersebut.

Dalam unggahan resminya, pihak Dishub menjelaskan alasan penerapan rekayasa ini.

"Pada sore ini (11 April 2026), ada kegiatan Halal Bihalal Jakarta di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat yang berlangsung pada 16.30–21.00. Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi tersebut agar perjalanan tetap lancar," jelasnya.

Adapun penyesuaian rute untuk layanan Transjakarta adalah sebagai berikut:

- Koridor 1 akan melintasi Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Pintu Besar Utara, Jalan Kalibesar Timur, Jalan Kunir (sisi selatan), Jalan Kemukus, Jalan Lada Dalam, Bank Indonesia, Simpang Jalan Pintu Besar Utara, dan kembali ke Jalan Pintu Besar Selatan.

- Koridor 12 dari arah Utara akan melalui Jalan Gedong Panjang, Jalan Kopi, Jalan Roa Malaka, Jalan Kalibesar Barat, Jalan Kunir (sisi selatan), Jalan Kemukus, Jalan Lada Dalam, Bank Indonesia, Simpang Jalan Pintu Besar Utara, dan menuju Jalan Mangga Dua Raya.

- Koridor 12 dari arah Timur akan melintasi Jalan Mangga Dua, Jalan Kali Besar Utara, Jalan Kali Besar Barat, Jalan Kopi, dan Jalan Bandengan Selatan.

Tempat Parkir yang Disiapkan

Bagi masyarakat yang tetap menggunakan kendaraan pribadi, Dishub telah menyiapkan sejumlah titik parkir di sekitar lokasi. Penyediaan lahan parkir ini bertujuan mencegah parkir liar yang dapat mempersempit ruas jalan dan mengganggu arus lalu lintas.

Berikut daftar kantong parkir yang dapat digunakan:

- Parkiran Taman Kota Intan dengan kapasitas 900 sepeda motor, 80 mobil, dan 12 bus.

- Parkiran di Lahan KAI dengan kapasitas 350 sepeda motor dan 142 mobil.

- Parkiran Ex-Glodok (Jalan Gloria) dengan kapasitas 250 sepeda motor dan 150 mobil.

- Parkiran On-Street di Jalan Pinangsia Raya dan Pinangsia I dengan kapasitas 156 mobil.

Dengan persiapan yang cukup komprehensif ini, diharapkan kegiatan silaturahmi masyarakat dapat berlangsung dengan lancar tanpa menimbulkan gangguan lalu lintas yang signifikan di jantung ibukota.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar