PARADAPOS.COM - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menyatakan bahwa kelompok Quad kini bertransformasi menjadi forum yang lebih aktif dalam menangani berbagai isu global, tidak lagi sekadar tempat diskusi antarnegara. Pernyataan ini disampaikan Rubio saat menghadiri pertemuan para menteri luar negeri Quad di New Delhi, India, pada Selasa, 26 Mei 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, yang telah memasuki masa gencatan senjata sejak awal April.
Quad Berubah dari Forum Diskusi Menjadi Aksi Nyata
Dalam sambutannya di hadapan para delegasi, Rubio menekankan perubahan signifikan yang telah terjadi dalam setahun terakhir.
“Tujuan kami selama setahun terakhir adalah mengubah forum ini dari sekadar tempat berdiskusi menjadi forum yang benar-benar mengambil tindakan,” ujar Rubio.
Ia menilai bahwa kerja sama antarnegara anggota Quad menjadi semakin krusial seiring dengan dinamika situasi dunia yang terus berkembang. Rubio juga menegaskan bahwa Amerika Serikat berkomitmen untuk memperbaiki dan memperkuat kemitraan Quad agar kerja sama di berbagai bidang dapat berjalan lebih operasional dan terukur.
Latar Belakang Quad dan Konteks Pertemuan
Quad sendiri merupakan kemitraan diplomatik yang dibentuk pada tahun 2007. Aliansi ini beranggotakan empat negara demokrasi besar di kawasan Indo-Pasifik, yaitu Amerika Serikat, Australia, India, dan Jepang.
Pemerintah India, selaku tuan rumah pertemuan, menggambarkan Quad sebagai kelompok yang berkomitmen menjadi kekuatan untuk kebaikan global. Mereka mendukung visi kawasan Indo-Pasifik yang terbuka, bebas, inklusif, makmur, dan tangguh.
Pertemuan puncak para pemimpin Quad sebelumnya digelar di Amerika Serikat pada tahun 2024. Adapun pertemuan tingkat menteri luar negeri di India kali ini memiliki latar belakang yang unik. Rubio tiba di India pekan lalu untuk kunjungan resmi pertamanya selama empat hari, bertepatan dengan masa gencatan senjata konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Situasi ini menambah bobot tersendiri pada agenda diskusi yang berlangsung.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polisi Selidiki Dugaan Prostitusi Anak di Kawasan Lokasari Jakarta Barat, DPRD Desak Hukuman Berat
Perempuan di Bogor Tewas Dibunuh Teman Sekolah, Gagalkan Rencana Lamaran Bulan Depan
Diaspora Indonesia di Paris Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo
Tiga Ledaran Berturut-turut Guncang KRL Duri-Tangerang, Kereta Berhenti Mendadak di Rawa Buaya