PARADAPOS.COM - Ratusan diaspora Indonesia menyambut langsung kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Prancis, pada Selasa (26/5/2026). Sambutan hangat itu berlangsung di sebuah hotel tempat kepala negara menginap, menjadi wujud nyata antusiasme dan kebanggaan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri atas kunjungan resmi sang presiden.
Momen Haru WNI di Perantauan
Suasana haru dan bangga terpancar dari wajah Ruth, seorang warga asal Blitar yang telah menetap selama 23 tahun di Prancis. Ia tak kuasa menahan rasa terharu saat akhirnya bisa berjabat tangan dengan Presiden Prabowo.
“Saya sangat terima kasih sekali kepada beliau, Bapak Prabowo sudah menyempatkan untuk bertemu dengan warga Indonesia di sini. Walaupun sekedar berjabat tangan, saya sangat tersentuh sekali. Saya sangat terhormat, bisa bertemu dengan beliau,” tuturnya, mengutip siaran pers BPMI Sekretariat Presiden di Jakarta.
Ruth mengaku pertemuan itu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Dalam kesempatan yang sama, ia pun menyambut presiden dengan sapaan khas Negeri Mode.
“Bienvenue, Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ucapnya dalam bahasa Prancis.
Kebanggaan Mahasiswa Indonesia
Antusiasme serupa juga ditunjukkan oleh para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Prancis. Reval, Evelyn, dan Syeril menjadi sebagian dari mereka yang beruntung bisa bertatap muka langsung dengan kepala negara.
“Perasaannya sangat bangga dan sangat senang bisa bertemu dengan Bapak Presiden secara langsung. Apalagi kami 'as a student' di Prancis ini merupakan suatu 'opportunity' yang tidak semua orang bisa. Jadi, kami sangat senang sekali,” ujar Reval.
Dalam perbincangan singkat itu, Presiden Prabowo menyempatkan diri menanyakan bidang studi dan jenjang pendidikan masing-masing mahasiswa. Ia juga memberikan dorongan agar mereka terus belajar dengan sungguh-sungguh.
Evelyn pun mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, kesempatan berdiskusi langsung dengan presiden adalah momen langka yang tak bisa didapatkan setiap hari.
“Tentunya terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menyempatkan waktu untuk berdiskusi sama kami, meskipun kita cuma 'student'. Itu bukan 'approach' yang bisa kita dapat setiap hari. Jadi, kita merasa bangga dan tentunya senang bisa berdiskusi dengan Bapak Presiden,” katanya.
Hubungan Baik Indonesia-Prancis
Para mahasiswa menilai hubungan bilateral yang terjalin baik antara Indonesia dan Prancis selama ini telah memberikan manfaat nyata, khususnya bagi mereka yang sedang menempuh pendidikan di sana.
“Terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menjalin hubungan yang sangat baik dengan Prancis. Sebagai kita juga mahasiswa merasakan sekali 'benefit'-nya di sini dan juga semoga ke depan bisa menyebarkan 'cultural things' tentang Indonesia juga ke seluruh dunia,” ujar Syeril.
Pertemuan Presiden Prabowo dengan diaspora Indonesia di Paris menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial. Momen ini mempererat kedekatan emosional antara WNI di luar negeri dengan Tanah Air, sekaligus menegaskan bahwa mereka tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia.
Editor: Joko Susilo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Rusia Digitalisasi Penuh Sistem Penerimaan Mahasiswa Internasional, Target 100 Persen Proses Daring
Polisi Selidiki Dugaan Prostitusi Anak di Kawasan Lokasari Jakarta Barat, DPRD Desak Hukuman Berat
Perempuan di Bogor Tewas Dibunuh Teman Sekolah, Gagalkan Rencana Lamaran Bulan Depan
Menteri Luar Negeri AS: Quad Bertransformasi Jadi Forum Aksi, Bukan Sekadar Diskusi