PARADAPOS.COM - Pelatih kepala tim nasional Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, secara resmi mengumumkan 26 pemain yang akan membela negaranya di putaran final Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan bergulir dari Juni hingga Juli mendatang. Dalam pengumuman yang disampaikan melalui akun resminya di platform X pada Rabu, Pochettino memanggil sejumlah nama besar seperti Christian Pulisic, Tyler Adams, dan Sergino Dest. Tim berjuluk The Stars and Stripes itu tergabung dalam Grup D bersama Australia, Paraguay, dan Turki.
Komposisi Skuad: Perpaduan Pengalaman dan Talenta Muda
Keputusan Pochettino dalam memilih skuad final ini menunjukkan keseimbangan antara pemain berpengalaman di panggung internasional dan talenta muda yang sedang naik daun. Di lini belakang, nama-nama seperti Tim Ream dan Antonee Robinson diharapkan menjadi pilar pertahanan. Sementara itu, di lini tengah, kehadiran Weston McKennie dan Giovanni Reyna memberikan opsi kreatif yang berbahaya.
Daftar Lengkap Pemain Amerika Serikat
Berikut adalah daftar lengkap 26 pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026:
Kiper:
Chris Brady, Matt Freese, Matt Turner
Bek:
Max Arfsten, Sergino Dest, Alex Freeman, Mark McKenzie, Tim Ream, Chris Richards, Antonee Robinson, Miles Robinson, Joe Scally, Auston Trusty
Gelandang:
Tyler Adams, Sebastian Berhalter, Weston McKennie, Cristian Roldan, Brenden Aaronson, Giovanni Reyna, Malik Tillman, Tim Weah
Penyerang:
Christian Pulisic, Alejandro Zendejas, Folarin Balogun, Ricardo Pepi, Haji Wright
Pelatih: Mauricio Pochettino (Argentina)
Kutipan Resmi: Semangat Bermain di Kandang Sendiri
Melalui unggahan di media sosial, federasi sepak bola AS menegaskan misi besar mereka. "Here to chase legacy on home soil," tulis akun resmi U.S. Soccer Men's National Team.
"Mauricio Pochettino has selected the 26 players to represent the United States this summer," lanjut pernyataan tersebut, menggambarkan tekad tinggi tim untuk tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
Dinamika Grup D: Tantangan Berat Menanti
Menempati Grup D, Amerika Serikat tidak akan melalui jalan mudah. Australia dikenal dengan permainan fisik yang kuat, Paraguay memiliki tradisi sepak bola Amerika Latin yang agresif, sementara Turki selalu menjadi kuda hitam dengan semangat juang tinggi. Kombinasi ini menjanjikan laga-laga sengit di fase grup.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Mantan Pimpinan KPK Soroti Pentingnya Unsur Niat Jahat dalam Pemidanaan Koruptor Kebijakan
Kemlu RI Gelar Pertandingan Sepak Bola Persahabatan dengan Korps Diplomatik Afrika di GBK
Lebih dari 10.000 Mahasiswa dari 10 PTN Daftar Program Tim Ekspedisi Patriot 2026, UI Paling Banyak Peminat
Calon Haji Asal Tarakan Meninggal di Penginapan Makkah Saat Bersiap Menuju Arafah