PARADAPOS.COM - Seorang perempuan muda bernama Anggi Aulia Arsyad (25) tewas setelah dibunuh oleh teman masa sekolahnya, M Febryan (26), di Kota Bogor. Peristiwa tragis ini menggagalkan rencana pernikahan Anggi yang dijadwalkan akan menerima lamaran pada bulan depan. Jenazah korban ditemukan di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, pada Sabtu (23/5) dini hari, setelah pelaku membuang tubuhnya dari jalan layang Tol BORR.
Kronologi Penemuan Jasad dan Motif Pembunuhan
Jasad Anggi pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 01.15 WIB di kawasan Tanah Sareal. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap bahwa Febryan tidak hanya membunuh, tetapi juga sempat memeras korban sebelum akhirnya menghabisi nyawanya dan membuang jasad dari ketinggian.
Proses pengusutan kasus ini masih berlangsung di Polresta Bogor Kota. Hingga saat ini, pihak kepolisian terus mendalami motif di balik tindakan brutal yang dilakukan tersangka terhadap teman lamanya sendiri.
Klarifikasi Keluarga: Anggi dan Pelaku Hanya Teman
Kakak korban, Humaira (35), angkat bicara untuk meluruskan berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat. Ia menegaskan bahwa tidak ada hubungan asmara antara adiknya dengan Febryan.
“Adik aku berpendidikan, adik aku punya pacar, adik aku udah mau nikah,” kata Humaira di Polresta Bogor Kota, Senin (25/5/2026).
Menurut Humaira, hubungan antara Anggi dan tersangka murni sebatas pertemanan sejak masa sekolah. Ia mengaku risih dengan rumor yang menyebutkan adanya kedekatan khusus di antara keduanya.
“Adik aku berpendidikan, dia punya pacar. Bahkan pacarnya dari Makassar kemarin datang. Cowoknya ada, pacarnya ada, calon suaminya ada dan bahkan pelamaran bulan depan,” ujar Humaira dengan mata sembab.
Calon Suami Datang dari Makassar
Humaira mengungkapkan bahwa calon suami Anggi, yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, langsung terbang ke Bogor begitu mendengar kabar duka. Kehadiran pria tersebut di tengah keluarga menjadi bukti bahwa rencana pernikahan memang sudah di depan mata.
“Dia berharap tak ada lagi pihak yang salah memahami soal hubungan antara adiknya dengan tersangka,” tuturnya.
Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Anggi. Mereka berharap proses hukum berjalan transparan dan pelaku mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya.
Proses Hukum dan Pengembangan Kasus
Polisi masih mendalami kemungkinan adanya motif lain di balik pembunuhan ini. Sejumlah barang bukti dan keterangan saksi terus dikumpulkan untuk memperkuat konstruksi perkara.
Febryan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Bogor Kota. Ia dijerat dengan pasal berlapis terkait pembunuhan berencana dan pembuangan jasad.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
KRL Duri-Tangerang Mogok Total Usai Tiga Ledakan, Penumpang Dievakuasi
Rusia Digitalisasi Penuh Sistem Penerimaan Mahasiswa Internasional, Target 100 Persen Proses Daring
Polisi Selidiki Dugaan Prostitusi Anak di Kawasan Lokasari Jakarta Barat, DPRD Desak Hukuman Berat
Diaspora Indonesia di Paris Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo