PARADAPOS.COM - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan kondisi terkini perpustakaan di Sekolah Rakyat. Dalam kunjungannya di Tangerang, Rabu (15/4/2026), mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu menyatakan fasilitas sementara yang digunakan saat ini masih dalam kondisi baik. Ia juga mengungkapkan optimisme bahwa gedung permanen sekolah akan selesai dan siap digunakan untuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Juli 2026 mendatang.
Transisi Menuju Gedung Permanen
Meski beroperasi di gedung sementara, Gus Ipul menilai pelayanan perpustakaan berjalan dengan baik. Fokus utama saat ini adalah percepatan penyelesaian konstruksi gedung tetap yang akan menjadi penanda babak baru bagi institusi pendidikan tersebut. Rencananya, proses transisi ke bangunan baru akan dimulai pada pertengahan tahun 2026.
"Ya secara umum baik tapi sekarang ini kan masih menggunakan gedung sementara," ungkapnya di Tangerang.
Gus Ipul menjelaskan, pembangunan gedung permanennya akan dimulai pada Juli 2026 nanti. Ia menambahkan harapannya agar kegiatan MPLS dapat dilaksanakan sekitar tanggal 14 di bulan yang sama.
"Insya Allah mudah-mudahan bulan Juli bisa dimulai dengan gedung permanen sekolah rakyat," tuturnya.
Minat Baca yang Menggambarkan Cita-Cita
Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Aminuddin Aziz, memberikan gambaran menarik tentang selera literasi para siswa. Berdasarkan pengamatannya, minat baca anak-anak di Sekolah Rakyat justru didominasi oleh buku-buku cerita populer, terutama yang bertema superhero.
Genre ini, menurutnya, bukan sekadar hiburan. Saat diajak berbincang, siswa-siswa mengungkapkan bahwa kisah-kisah kepahlawanan itu memberi mereka inspirasi dan gambaran tentang menjadi pribadi yang hebat. Selain superhero, cerita petualangan dan eksplorasi luar angkasa juga banyak digemari, seolah membawa imajinasi mereka melampaui batasan keseharian.
"Nah saya tanya superhero nya seperti apa? Ada tokoh-tokoh kartun, ada juga cerita tentang nabi misalnya, cerita tentang orang terkenal," urainya.
"Ini sangat menginspirasi mereka ketika saya tanya kenapa mereka suka itu? Ya kami juga mau menjadi orang hebat pak katanya gitu. Ini kan berarti ada sebuah cita-cita yang besar ya pada mereka itu," sambungnya.
Perkembangan Selera Seputar Usia Remaja
Aminuddin juga mencatat perkembangan lain. Seiring bertambahnya usia, sebagian siswa mulai menunjukkan ketertarikan pada cerita-cerita dunia remaja. Pergeseran minat ini dinilai wajar, mengingat mereka sedang memasuki fase pencarian jati diri yang membutuhkan lebih banyak referensi tentang kehidupan sosial dan personal.
Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pengelola perpustakaan untuk terus menyesuaikan koleksi bacaan, tidak hanya mendukung kurikulum tetapi juga menjawab kebutuhan imajinasi dan perkembangan psikologis peserta didik.
Artikel Terkait
Iran Buka Kembali Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata Israel-Lebanon
Kementerian Kebudayaan Luncurkan Penghargaan dan Dana Bantuan untuk Revitalisasi TMII
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sedang hingga Banjir di Sumatra Utara Sabtu Ini
Pemerintah Buka Rekrutmen 30.000 Manajer Koperasi Desa Berstatus Pegawai BUMN