PARADAPOS.COM - Seorang perempuan berusia 29 tahun meninggal dunia setelah tertimbun material longsor yang menimpa dua rumah di Sukabumi, Jawa Barat. Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (16/4/2026) sore, menyebabkan tebing setinggi delapan meter di belakang permukiman ambruk.
Kronologi dan Lokasi Kejadian
Bencana terjadi di Kampung Griya Sukamaju, Desa Sukamaju. Longsoran tanah yang berasal dari tebing dekat permukiman warga itu langsung menghantam dua rumah warga. Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak sore hari diduga menjadi pemicu utama kerapuhan lereng.
Korban Ditemukan di Dalam Rumah
Korban yang tewas diidentifikasi sebagai Apni Novianti (29). Ia ditemukan dalam kondisi tertimbun material di dalam kamar mandi rumahnya. Biasanya, pada jam kejadian, korban belum pulang dari tempat kerjanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, memberikan penjelasan mengenai kondisi tersebut. "Informasi awal, korban biasanya pada jam segitu belum pulang. Tapi dari perusahaannya, dua hari ini karena produksi berkurang, jadi korban pulang lebih cepat. Korban ditemukan di kamar mandi dalam posisi tertimbun," jelasnya.
Proses Evakuasi yang Cepat
Tim gabungan yang melibatkan petugas BPBD, TNI, Polri, dan relawan bergerak cepat untuk mengevakuasi korban. Berkat jarak lokasi kejadian yang mudah dijangkau, operasi penyelamatan hanya memakan waktu sekitar tiga puluh menit sejak longsor terjadi.
Eki Radiana Rizki kembali memaparkan efisiensi proses tersebut. "Paling setengah jam, karena jarak longsoran dengan rumah sangat dekat," ungkapnya.
Peringatan di Musim Penghujan
Insiden tragis ini kembali mengingatkan masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah perbukitan atau lereng, akan ancaman longsor di musim penghujan. Faktor cuaca ekstrem yang tidak terduga dapat mengubah kondisi tanah secara tiba-tiba, sehingga kewaspadaan dan kesiapsiagaan perlu terus ditingkatkan.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam di Pegadaian Turun, Ukuran Besar Tak Tersedia
Jaksa Tuntut Tiga Pejabat Kemendikbudristek 6-15 Tahun Penjara Kasus Korupsi Laptop Rp 2,18 Triliun
Kebakaran Kilang Geelong Ancam Pasokan Bahan Bakar Australia di Tengah Krisis Global
AS Fasilitasi Gencatan Senjata 10 Hari Antara Israel dan Lebanon