PARADAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat Sumatra Utara untuk bersiap menghadapi potensi hujan ringan hingga sedang yang diperkirakan akan mengguyur berbagai wilayah sepanjang hari Sabtu, 18 April 2026. Prakiraan cuaca ini disampaikan oleh stasiun BMKG setempat pada Jumat (17/4/2026), dengan imbauan kewaspadaan terhadap dampak hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Rincian Prakiraan Cuaca per Waktu
Kondisi cuaca di provinsi tersebut diprediksi akan bervariasi dari pagi hingga dini hari. Pada Sabtu pagi, langit diperkirakan didominasi awan dengan potensi hujan ringan yang terbatas di beberapa daerah, seperti Tapanuli Selatan dan seluruh wilayah kepulauan Nias, termasuk Gunungsitoli.
Memasuki siang hingga sore hari, cakupan hujan diprakirakan akan meluas. Intensitasnya pun meningkat, dari ringan menjadi sedang, dan berpotensi terjadi di hampir seluruh penjuru Sumatra Utara. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut di beberapa wilayah pada malam hari, khususnya di kawasan Dairi, Mandailing Natal, dan Tapanuli Selatan.
Fauziah Fitri Damanik, Prakirawan di BMKG Wilayah I Medan, memberikan gambaran yang lebih rinci. "Cuaca di Sumatra Utara pada Sabtu pagi, diprakirakan berawan dan berpotensi hujan ringan di Tapanuli Selatan, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Gunungsitoli dan sekitarnya," ujarnya.
Kondisi Pendukung dan Imbauan Waspada
Pada periode dini hari, aktivitas hujan ringan masih mungkin terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Padangsidimpuan, Mandailing Natal, dan tiga wilayah Tapanuli (Selatan, Tengah, dan Utara). Secara umum, suhu udara diprediksi berkisar antara 14 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, mencapai 78-99 persen. Angin diperkirakan bertiup tenang dari arah selatan-barat daya dengan kecepatan rendah, 3-5 km per jam.
Menyikapi prakiraan ini, BMKG secara khusus mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah rawan. Fauziah Fitri Damanik menegaskan, "Kepada masyarakat diimbau untuk waspada potensi hujan dengan intensitas sedang di wilayah pantai barat, lereng timur, pegunungan, pantai timur dan lereng barat Sumatera utara yang dapat menyebabkan banjir, longsor dan bencana hidrometeorologi lainnya."
Imbauan ini menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra, mengingat topografi Sumatra Utara yang beragam dengan daerah perbukitan dan pesisir. Informasi cuaca dari lembaga resmi seperti BMKG menjadi acuan vital bagi warga dan pihak berwenang dalam mengantisipasi dan memitigasi risiko bencana alam yang mungkin timbul.
Artikel Terkait
DPR Imbau Pemerintah Hati-hati Tanggapi Ancaman Blokir Wikipedia
Harga Emas Antam Naik Rp26.000 per Gram, Sentimen Positif Seret Seluruh Ukuran
Kominfo Bekukan Verifikasi IGRS Usai Diduga Bocorkan Game Belum Rilis
Shelter Indonesia Transformasi dari Penyedia Tenaga Kerja Jadi Mitra Strategis