Kemkominfo Apresiasi Pemerataan Internet di Daerah 3T Lewat Penghargaan Konektivitas Digital

- Sabtu, 18 April 2026 | 00:00 WIB
Kemkominfo Apresiasi Pemerataan Internet di Daerah 3T Lewat Penghargaan Konektivitas Digital

PARADAPOS.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menggelar Malam Puncak Apresiasi Konektivitas Digital 2026 di The Sultan Hotel, Jakarta, Jumat (17/4). Acara ini memberikan penghargaan kepada berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, operator telekomunikasi, hingga komunitas dan individu, yang dinilai berjasa besar dalam memperluas dan memperkuat akses internet di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras kolektif dalam mengejar pemerataan konektivitas digital di seluruh Indonesia.

Kolaborasi Kunci Pemerataan Akses

Dalam sambutannya, Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid menekankan bahwa upaya membangun konektivitas yang merata bukanlah tugas yang dapat dipikul pemerintah sendirian. Ia menyoroti pentingnya sinergi yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan pelaku industri untuk mewujudkan target tersebut.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, kami perlu kerja sama dengan banyak pihak. Saya terharu melihat banyak elemen masyarakat, mulai dari sekolah, puskesmas, TNI, hingga industri yang bekerja luar biasa memastikan konektivitas berjalan baik di seluruh daerah,” ungkapnya.

Meutya juga menyampaikan apresiasi kepada media yang terlibat dalam proses kurasi penerima penghargaan. Ia berharap kolaborasi multipihak ini dapat terus berlanjut.

“Mudah-mudahan kerja sama antara pemerintah, industri, dan masyarakat bisa terus berjalan mengawal konektivitas kita semakin baik lagi,” tambahnya.

Penghargaan Sebagai Penyemangat Para Pejuang Digital

Apresiasi ini disambut positif oleh para pemangku kepentingan di sektor digital. Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Muhammad Arif, yang duduk dalam dewan juri, menilai ajang ini sebagai momentum yang tepat untuk memberi energi baru.

“Ini penyemangat bagi stakeholder yang sudah berjuang untuk benar-benar memperjuangkan konektivitas digital Indonesia,” jelas Arif.

Pendapat senada disampaikan Widyaiswara Utama Kemkominfo Farida Dwi Cahyarin. Ia menggarisbawahi bahwa keberhasilan program digital tidak lepas dari peran para penggerak di lapangan yang giat mengedukasi masyarakat.

Proses Seleksi Ketat dan Independen

Untuk memastikan kredibilitas penghargaan, proses penilaian dirancang dengan sangat ketat. Inspektur Jenderal Kemkominfo, Arief Tri Hardiyanto, memastikan bahwa seluruh penilaian berlandaskan data dan fakta yang dapat diverifikasi, tanpa adanya kontak langsung dengan para peserta seleksi.

Independensi dewan juri menjadi poin krusial lain yang ditegaskan oleh Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi. Ia menjamin tidak ada intervensi atau kepentingan tertentu yang mempengaruhi keputusan.

“Intervensi atau pesanan bisa kami kesampingkan karena tidak ada konflik kepentingan dalam penjurian ini,” tegas Heru.

Kebanggaan dan Komitmen Para Penerima Penghargaan

Para penerima penghargaan mengungkapkan kebanggaan dan komitmen mereka untuk terus berkontribusi. Chief Legal and Regulatory Officer Indosat, Resky Damayanti, menyebut penghargaan untuk kategori operator terbaik di daerah 3T sebagai pencapaian penting.

“Ini milestone yang sangat berarti. Memberikan semangat lebih bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan bagi seluruh rakyat Indonesia agar tidak ada lagi yang tertinggal,” ujar Resky.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kreasi Duta Perkasa, Hadi Prakosa, yang meraih penghargaan untuk mitra skala kecil penyedia layanan Satria 1, menyatakan bahwa penghargaan ini justru menjadi tantangan baru.

“Ini tantangan bagi kami untuk mempertahankan kualitas layanan terbaik ke depannya,” tuturnya.

Daftar Lengkap Penerima Apresiasi

Berikut adalah daftar lengkap para penerima Apresiasi Konektivitas Digital 2026:

1. Subkategori Pemerintah Daerah

  • Pemda Provinsi Pendorong Ekonomi Digital: Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Pemda Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital: Kalimantan Timur
  • Pemda Kabupaten Pelopor UMKM Digital: Sumedang
  • Desa Digital Unggulan: Desa Krandegan
  • BUMDes Inovatif dalam Bisnis Digital: BUMDesma Bina Sejahtera Mandiri

2. Subkategori Puskesmas

  • Puskesmas Inovatif Digitalisasi Layanan Kesehatan: Puskesmas Tayando Ohoiel

3. Subkategori Sekolah

  • Sekolah Teladan Digital: SMAN 1 Bintan Pesisir

4. Subkategori Pos TNI

  • Pos Pertahanan Pendukung Konektivitas Digital: Pos Satgas Marinir Pulau Fanildo

5. Subkategori Individu/Komunitas

  • Pegiat Literasi Digital Desa: Inez Senia Marweri
  • Pejuang Internet Masuk Desa: Jamaludin
  • Konten Kreator Lokal Kreatif: Irson Hanunu
  • Komunitas Pendukung Ekonomi Kreatif Digital: Titik Kumpul
  • Komunitas Pendorong Internet Rakyat: Relawan TIK Aceh

6. Subkategori Mitra

  • Pembangunan Konektivitas 3T: Tentara Nasional Indonesia (TNI)
  • Pengawal Integritas Penyediaan Konektivitas: Kejaksaan Republik Indonesia
  • Satuan Pemulihan Konektivitas Terbaik: Satgas Rehabilitasi Pascabencana (Aceh, Sumut, Sumbar)
  • Resiliensi Konektivitas Digital Terbaik: Telkom Group
  • Badan Usaha Pelaksana KPBU Telekomunikasi Terbaik: PT Palapa Timur Telematika
  • Peningkatan Layanan Sinyal Wilayah 3T: PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat)
  • Mitra Satelit Terinovatif: PT Pasifik Satelit Nusantara
  • Mitra Penyedia Layanan Satria 1 (Skala Besar): PT Paramitra Inti Mega
  • Mitra Penyedia Layanan Satria 1 (Skala Kecil): PT Kreasi Duta Perkasa

7. Subkategori Operator

  • Perintis Pemerataan Konektivitas 3T: PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel)
  • Operator Terkooperatif dan Solutif 3T: XLSMART
  • Operator dengan Operasional Terbaik di 3T: PT Indosat

8. Subkategori Pencapaian Sepanjang Masa (Lifetime Achievement)

  • Best Lifetime Achiever: Arnold Ph. Djiwatampu

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar