RANS Simba Bogor Hancur 58-87 oleh Pelita Jaya, Pelatih Soroti Kebuntuan di Kuarter Kedua

- Minggu, 26 April 2026 | 19:50 WIB
RANS Simba Bogor Hancur 58-87 oleh Pelita Jaya, Pelatih Soroti Kebuntuan di Kuarter Kedua
PARADAPOS.COM - Pelatih RANS Simba Bogor, Antonius Joko Endratmo, menilai timnya tampil di bawah standar setelah dihancurkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor telak 58-87 dalam lanjutan IBL. Pertandingan yang berlangsung di GMSB, Jakarta, pada Minggu (26/4) malam itu menunjukkan kegagalan tim tamu menjaga konsistensi, terutama setelah awal laga yang cukup menjanjikan. Antonius menyebut kebuntuan di kuarter kedua menjadi titik balik yang fatal.

Awal Cerah, Akhir Kelam di Kuarter Kedua

Pada kuarter pertama, RANS Simba Bogor sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit. Kenyon Joseph Buffen dan kawan-kawan berhasil menjaga selisih poin tetap kompetitif, membuat laga terlihat bakal berjalan ketat. Namun, momentum itu sirna begitu memasuki kuarter kedua. Tuan rumah, Pelita Jaya Jakarta, tampil dominan dengan pertahanan rapat yang membuat para pemain RANS kehilangan ritme serangan. “Kami sebenarnya memulai dengan bagus di kuarter pertama, cuma kami kalah telak di kuarter kedua, ditambah kami kesulitan menembus pertahanan dari Pelita Jaya Jakarta,” kata Antonius. Tekanan di kuarter kedua menjadi titik krusial pertandingan. Pelita Jaya tampil sangat digdaya dengan mencetak 33 angka, sementara RANS hanya mampu mengumpulkan tiga poin. Fakta ini membuat tim tamu tertinggal poin cukup jauh sehingga sulit mengejar ketertinggalan hingga akhir laga.

Kebangkitan Terlambat dan Pekerjaan Rumah

Meski RANS Simba Bogor berhasil meningkatkan performa pada kuarter ketiga dan keempat, selisih poin yang sudah terlanjur lebar membuat upaya bangkit tidak berjalan maksimal. Antonius menekankan bahwa para pemain harus segera memperbaiki kepercayaan diri dan efektivitas penyelesaian akhir agar bisa kembali bersaing pada pertandingan berikutnya. “Ke depan kami harus memperbaiki persentase tembakan yang belum optimal, karena hal itu salah satu faktor utama kekalahan tim hari ini,” ujar mantan pebasket nasional itu. Di tengah kekalahan, ada secercah harapan dari bangku cadangan. Antonius mengapresiasi kontribusi beberapa pemain pelapis, termasuk Daniel Salamena, yang dinilai memberikan dampak positif meski tampil dengan menit bermain terbatas. Ia berharap kontribusi serupa dapat menjadi modal untuk bangkit pada laga selanjutnya.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar