Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Tiga Tewas dan Puluhan Luka

- Senin, 27 April 2026 | 17:25 WIB
Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Tiga Tewas dan Puluhan Luka
PARADAPOS.COM - Kecelakaan antara KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin, 27 April 2026, sekitar pukul 20.50 WIB. Imbasnya, seluruh operasional kereta api menuju Bekasi dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir dihentikan sementara. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 38 penumpang KRL telah dievakuasi ke rumah sakit. Sebanyak 240 penumpang kereta Argo Bromo Anggrek dipastikan selamat.

Operasional Kereta Dihentikan Total

Vice President Corporate Communication Kereta Api Indonesia (KAI), Anne Purba, menyampaikan penghentian operasional ini langsung diberlakukan setelah insiden terjadi. “Hingga pada saat ini untuk operasional kereta api kita setop dari Pasar Senen maupun Gambir,” ujarnya di lokasi kejadian, Stasiun Bekasi Timur. Langkah ini diambil untuk memudahkan proses evakuasi dan penyelidikan di lapangan. Arus perjalanan kereta dari dan menuju Bekasi pun lumpuh total hingga batas waktu yang belum dapat dipastikan.

Korban dan Evakuasi

Dari data sementara yang dihimpun di lokasi, sebanyak 38 korban dari KRL Commuter Line telah berhasil dievakuasi dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat. Sayangnya, tiga di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, situasi berbeda dialami oleh penumpang kereta Argo Bromo Anggrek. Anne Purba menegaskan bahwa seluruh penumpang dalam kondisi selamat. “(Sebanyak) 240 penumpang (Argo Bromo) Anggrek semuanya selamat,” ungkapnya. Ratusan penumpang tersebut rencananya akan diangkut kembali menuju Stasiun Gambir menggunakan bus yang telah disiapkan.

Kronologi dari Rekaman Video

Berdasarkan visual video yang beredar di masyarakat, tampak gerbong khusus wanita KRL ringsek parah setelah ditabrak dari arah belakang. Dalam rekaman tersebut, terdengar suara seorang saksi yang menggambarkan kerasnya benturan. “Ini yang tabrak kepalanya (kereta jarak jauh) sampai tembus gerbong wanita bagian belakang,” jelas suara dalam video tersebut. Suasana di sekitar Stasiun Bekasi Timur sempat mencekam. Petugas kepolisian dan tim penyelamat tampak sibuk mengevakuasi korban di tengah lampu darurat yang menerangi lokasi kejadian. Proses investigasi penyebab pasti kecelakaan masih berlangsung oleh pihak berwenang.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar