PARADAPOS.COM - Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugerahjaya Tbk) resmi memperkuat layanan onkologi di Indonesia melalui Oncology Center Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS). Langkah ini diwujudkan dengan menginstalasi teknologi PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan buatan Siemens Healthineers, dua perangkat pencitraan canggih yang masih jarang dimiliki rumah sakit di Tanah Air. Teknologi ini memungkinkan deteksi penyakit hingga level seluler dan molekuler, sehingga diagnosis kanker bisa lebih akurat dan terapi lebih terarah. Inovasi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan membangun ekosistem layanan kanker terintegrasi, sekaligus menekan kebutuhan pasien untuk berobat ke luar negeri.
Investasi Teknologi untuk Diagnosis Presisi
Dua alat diagnostik yang dihadirkan di MHJS ini bukan sekadar tambahan perangkat. Menurut manajemen, kehadiran PET-CT dan SPECT-CT menjadi fondasi bagi pengembangan Oncology Center yang lebih modern dan komprehensif. Keunggulan utama dari teknologi ini mencakup kemampuan pemindaian seluruh tubuh (whole-body imaging) dengan hasil pencitraan yang lebih tajam, paparan radiasi yang lebih rendah, serta waktu pemeriksaan yang lebih singkat. Alhasil, pasien tak perlu menjalani pemeriksaan ulang yang berkepanjangan.
"Investasi Mayapada Healthcare pada alat diagnostik canggih PET-CT dan SPECT-CT ini bukan sekadar penambahan teknologi, tetapi bagian dari komitmen kami dalam membangun ekosistem Oncology Center yang lengkap dan modern. Kami memastikan pasien mendapatkan diagnosis yang akurat, terapi yang tepat, dan harapan hidup yang lebih baik, tanpa harus ke luar negeri. Sejalan dengan pembangunan Tower 3 Mayapada Hospital Jakarta Selatan, kami semakin memperkuat posisi MHJS sebagai salah satu pusat layanan kanker advanced terbesar, sekaligus menjadi rumah sakit swasta terbesar di Indonesia dalam satu lokasi dengan layanan yang komprehensif, terintegrasi, dan berbasis teknologi mutakhir," ujar President Director & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, dalam keterangan tertulis pada Selasa, 28 April 2026.
Ekspansi ke Kota Lain
Navin menambahkan, pihaknya berencana menghadirkan PET-CT dan SPECT-CT di Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) dan Surabaya (MHSB) pada tahun depan. Sementara itu, PET-CT juga akan diinstalasi di Mayapada Hospital Bandung (MHBD). Rencana ekspansi ini merupakan bagian dari strategi Mayapada Healthcare untuk meratakan kualitas layanan di seluruh jaringan rumah sakitnya.
Penguatan layanan ini juga didukung oleh kolaborasi klinis dengan mitra strategis kelas dunia, seperti Apollo Hospitals India dan National University Hospital (NUH) Singapura. Selain itu, MHJS telah mengantongi sertifikasi internasional Joint Commission International (JCI), yang menekankan pada keselamatan pasien dan akurasi di setiap tahap perawatan.
Pendekatan Comprehensive Cancer Care
Sebagai unit pertama yang menginstalasi teknologi ini, Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Fiktorius Kuludong, menegaskan bahwa MHJS terus meningkatkan pengalaman pasien secara menyeluruh. Pihaknya menjadikan rumah sakit ini sebagai pusat layanan kanker bagi seluruh unit Mayapada Hospital dengan pendekatan Comprehensive Cancer Care.
"Dalam menangani kasus kanker kompleks, kami berkomitmen pada We Walk Every Journey with C.A.R.E (Compassion, Advanced, Responsive, Experts) di mana kami menemani setiap perjalanan pasien (patient journey) melalui pendampingan menyeluruh oleh tim Patient Navigator agar pasien dan keluarga mendapatkan alur perawatan yang lebih terkoordinasi, efektif, dan nyaman, didukung teknologi advanced, serta keahlian dan kolaborasi aktif tim dokter multidisiplin dalam Tumor Board yang memastikan setiap kasus ditangani secara komprehensif, berbasis bukti, dan terpersonalisasi dengan pendekatan patient-centered care," jelas dia.
Peran Krusial Kedokteran Nuklir
PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan ditempatkan di Nuclear Medicine & Molecular Theranostic Center. Fungsinya bukan hanya untuk diagnosis, tetapi juga untuk terapi yang menargetkan sel kanker secara spesifik dengan dampak minimal pada jaringan sehat. Proses terapi nuklir dilakukan di Radioactive Isolation Room (RIR) yang dilengkapi sistem keamanan radiasi dan jendela alami, demi kenyamanan dan keamanan pasien.
Salah satu Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Lim Andreas, menjelaskan bahwa kebutuhan utama pasien, terutama pada kasus yang dicurigai kanker, adalah kepastian diagnosis yang akurat.
"PET-CT dan SPECT-CT memiliki peran yang sangat krusial bagi banyak pasien kanker, baik dalam deteksi dini, maupun dalam penegakan diagnosis dan deteksi kekambuhan kanker, serta memantau respons terapi secara akurat. Keduanya memiliki fungsi yang saling melengkapi, PET-CT berperan dalam mengevaluasi aktivitas/metabolisme sel untuk mendeteksi penyakit, menentukan penyebaran, hingga memantau respons terapi, sementara SPECT-CT dapat digunakan untuk menilai fungsi berbagai organ, serta untuk perencanaan terapi. Seluruh prosedur dilakukan dengan radiofarmaka dosis aman sesuai standar, yang dalam waktu 30-180 menit terdistribusi optimal, untuk menghasilkan pemindaian menyeluruh sekaligus mendukung terapi yang lebih presisi dan personal," kata dia.
Andreas menambahkan, kehadiran teknologi ini juga memudahkan kolaborasi antarspesialis di lintas unit Mayapada Hospital. "Dengan integrasi teknologi ini, kolaborasi tim dokter multidisiplin dapat berjalan lebih optimal, sehingga setiap keputusan klinis dan perencanaan terapi semakin komprehensif dan akurat, serta berfokus pada hasil klinis terbaik bagi pasien," lanjutnya.
Sinergi dengan Siemens Healthineers
Dalam menghadirkan teknologi ini, Mayapada Healthcare menggandeng Siemens Healthineers sebagai mitra strategis. President Director Siemens Healthineers Indonesia, Alfred Fahringer, menilai kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara inovasi teknologi dan keunggulan klinis Mayapada Healthcare.
"Di tengah meningkatnya beban kanker di Indonesia, kemitraan jangka panjang ini bertujuan untuk memperluas akses terhadap diagnostik kanker yang presisi, meningkatkan efisiensi praktik klinis, serta memperkuat keunggulan klinis. Kami mengapresiasi komitmen Mayapada Healthcare dalam menjaga dan menerapkan standar mutu internasional secara konsisten, termasuk dalam penguatan layanan onkologi yang terintegrasi," ujar Alfred.
Untuk memastikan implementasi berjalan optimal, kedua perusahaan juga menjalankan program transfer pengetahuan bagi tenaga medis. Program ini mencakup proses instalasi hingga optimalisasi penggunaan teknologi dalam praktik klinis sehari-hari. Dengan integrasi teknologi canggih dan kolaborasi tim multidisiplin, Oncology Center Mayapada Hospital kini semakin kokoh sebagai pusat layanan kanker terintegrasi yang menghadirkan diagnosis lebih pasti, terapi lebih presisi, dan pengalaman perawatan yang lebih nyaman bagi pasien di Indonesia.
Editor: Yuli Astuti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pemerintah Lamandau Mediasi Konflik Lahan, Warga Tapin Bini Dapat 200 Hektare Kebun Plasma
Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji 2025 via Situs Resmi Kemenhaj, Begini Langkahnya
Timnas Hoki Putri Indonesia Gagal ke Final Kualifikasi Asian Games Usai Dikalahkan Taiwan 3-2
Wakil Ketua MPR Ibas Dorong Penguatan Diplomasi Parlemen dan Kerja Sama Ekonomi Hijau dengan Korea Selatan