30 Siswa SD Tunas Bangsa Lagoi Belajar Langsung Proses Produksi Siaran TVRI Kepri

- Rabu, 29 April 2026 | 17:25 WIB
30 Siswa SD Tunas Bangsa Lagoi Belajar Langsung Proses Produksi Siaran TVRI Kepri
PARADAPOS.COM - Sebanyak 30 siswa kelas 3 SD Tunas Bangsa Lagoi mengikuti kunjungan edukatif ke TVRI Kepulauan Riau pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang ini merupakan bagian dari program field trip tahunan sekolah. Para siswa didampingi wali kelas dan guru pembina, mereka diajak melihat langsung proses produksi siaran televisi, mulai dari studio hingga ruang kontrol utama. Antusiasme terlihat sejak rombongan tiba di halaman kantor TVRI Kepri. Anak-anak berseragam biru putih itu langsung diarahkan ke area studio utama. Di sana, seorang teknisi menyambut mereka dengan ramah dan mulai menjelaskan alur kerja di balik layar.

Belajar Langsung dari Para Profesional

Selama kunjungan, siswa tidak hanya menjadi penonton. Mereka mendapat giliran untuk mencoba beberapa peralatan siaran. Seorang pranata siaran menunjukkan cara mengoperasikan kamera profesional. Sementara itu, staf pengembangan usaha TVRI Kepri menjelaskan bagaimana sebuah program acara direncanakan hingga siap ditayangkan. Di ruang Master Control Room (MCR), suasana menjadi lebih serius. Anak-anak melihat puluhan monitor yang menampilkan berbagai saluran. Mereka mendengarkan penjelasan tentang bagaimana sinyal siaran dikendalikan dan didistribusikan.

Simulasi Membaca Berita

Bagian paling menarik tiba ketika siswa diajak ke depan kamera. Satu per satu mereka bergantian duduk di meja pembaca berita. Dengan bimbingan staf, mereka mencoba membaca teks yang muncul di layar teleprompter. Beberapa anak tertawa kecil karena gugup, namun tetap bersemangat. "Kami ingin mereka merasakan bagaimana rasanya menjadi penyiar," ujar salah satu teknisi yang mendampingi. Tak hanya menyimak, para siswa juga aktif bertanya. Pertanyaan mereka beragam, mulai dari bagaimana cara kamera merekam gambar hingga apa yang terjadi jika ada kesalahan saat siaran langsung. Interaksi ini menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap dunia penyiaran sejak usia dini.

Apresiasi dari Wali Kelas

Wali Kelas 3 SD Tunas Bangsa Lagoi, Daisy, mengaku terkesan dengan respons siswa kali ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini memang sudah menjadi agenda rutin sekolah setiap tahun. Namun, antusiasme yang ditunjukkan tahun ini berbeda dari biasanya. "Saya cukup terkejut melihat antusiasme siswa yang sangat tinggi selama kunjungan berlangsung," ungkap Daisy kepada awak media, Rabu, 29 April 2026. Ia menambahkan bahwa manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh siswa. Para pendidik juga mendapat perspektif baru tentang cara mengaitkan materi pelajaran dengan dunia nyata. "Ini pengalaman berharga bagi kami semua," lanjutnya.

Harapan untuk Masa Depan

Melalui kunjungan ini, pihak sekolah berharap siswa dapat lebih mengenal dunia penyiaran. Lebih dari itu, mereka ingin menumbuhkan minat, keberanian, dan kepercayaan diri dalam mengekspresikan diri sejak dini. Beberapa siswa bahkan bercita-cita menjadi penyiar berita setelah mengikuti kegiatan ini. Suasana hangat terasa saat sesi foto bersama di depan studio. Wajah-wajah ceria siswa menjadi penutup sempurna dari rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh makna. Kunjungan ini membuktikan bahwa pembelajaran di luar kelas mampu memberikan dampak yang mendalam bagi perkembangan anak.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar