Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Jakarta Selatan

- Jumat, 08 Mei 2026 | 05:25 WIB
Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Jakarta Selatan
PARADAPOS.COM - Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh, meninggal dunia dalam kebakaran yang melanda rumahnya di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi. Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Teratai Blok G8, RT 03 RW 02, sekitar pukul 07.53 WIB. Seorang saksi mata, yang merupakan penjaga rumah korban, mengaku mendengar teriakan minta tolong dari lantai atas sebelum api semakin membesar. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Pasar Minggu.

Kronologi Kejadian dari Kesaksian Langsung

Arpen, penjaga rumah yang sehari-hari bekerja di kediaman Haerul Saleh, menjadi saksi pertama yang melihat kepanikan. Saat kejadian, ia berada di lokasi dan langsung mendengar suara histeris dari dalam rumah. “Bapak teriak, teriak kebakaran,” ujarnya di lokasi kejadian, Jumat (8/4/2026). Tanpa berpikir panjang, Arpen bergegas memberitahu warga sekitar. Ia juga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan. “Kita naik lagi sama ngasih tahu warga sini langsung telpon damkar,” jelasnya. Arpen sempat berusaha naik ke lantai atas untuk memeriksa kondisi. Namun, usahanya sia-sia karena api sudah mulai membesar dan menghalangi akses. Ia memastikan bahwa Haerul masih berada di dalam rumah saat kobaran api melahap bangunan. “Kita naik ke atas, ternyata bapak masih di dalam,” imbuh dia.

Asap Hitam dan Dugaan Penyebab Kebakaran

Warga sekitar mulai menyadari adanya kebakaran setelah melihat kepulan asap tebal keluar dari atap rumah. Kepanikan pun meluas seiring dengan cepatnya api menjalar. “Berdasarkan Informasi dari RT setempat, terlihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar,” kata Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaksel, Asril Rizal, Jumat (8/5/2026). Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari ketua RT setempat yang meminta bantuan. Setelah dilakukan penyelidikan awal, api diduga berasal dari sisa-sisa bahan kimia yang mudah terbakar. “Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah,” ungkap Asril.

Proses Pemadaman dan Evakuasi

Operasi pemadaman berlangsung cukup cepat. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 48 personel dikerahkan ke lokasi. Mereka mulai bertindak sejak pukul 08.07 WIB dan berhasil memadamkan api dalam waktu kurang dari satu jam. Proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 08.49 WIB. Setelah api padam, tim evakuasi menemukan jenazah Haerul Saleh di dalam rumah. Korban langsung dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut. Dalam video yang beredar di masyarakat, tampak jelas kepulan asap hitam membumbung tinggi dari atap rumah yang terbakar. Suasana di lokasi sempat mencekam, dengan warga berkerumun menyaksikan petugas berjibaku menjinakkan si jago merah.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar