UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi dan Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer Expo 2026

- Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25 WIB
UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi dan Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer Expo 2026
PARADAPOS.COM - Sebanyak 11 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) mencatatkan total transaksi dan potensi bisnis senilai Rp10,6 miliar dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026 yang digelar pada 5-7 Mei 2026 di Jakarta. Angka tersebut terdiri dari transaksi ritel langsung sebesar Rp1,8 miliar dan potensi dari sesi business matching yang mencapai Rp8,8 miliar. Pencapaian ini sekaligus mengantarkan Pertamina meraih penghargaan sebagai perusahaan dengan transaksi buyer potensial terbanyak, menegaskan peran aktif BUMN tersebut dalam mendorong pertumbuhan UMKM nasional.

Rincian Capaian dan Produk Unggulan

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari partisipasi perusahaan dalam pameran yang mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli dari sektor pemerintah, BUMN, dan swasta. “Pencapaian ini menegaskan keberhasilan Pertamina dalam mendorong UMKM naik kelas, memperluas akses pasar, dan memperkuat rantai pasok nasional di sektor pemerintah, BUMN, maupun swasta,” ungkapnya. Lima UMKM binaan yang menjadi sorotan di pameran tersebut adalah Agrominafiber, Meraki Cipta Rasa, Novio Fresh, Rendang Gadih, dan Otrahum. Produk-produk mereka dinilai memiliki kualitas dan inovasi yang menjadi nilai tambah daya saing, sehingga mampu diterima di pasar nasional. Suasana stan pameran tampak ramai dikunjungi calon pembeli yang antusias mencicipi dan menanyakan detail produk.

Peluang Bisnis Jangka Panjang

Selain menjadi peserta pameran, Pertamina juga memfasilitasi enam UMKM binaan lainnya untuk mengikuti sesi business matching. Keenam UMKM tersebut adalah Glory Nine Degrees, Sambal Ning Niniek, Cangcomak, Sanrah Food, Miniesq, dan Sambal Lauk Mak Fau. Momentum ini dinilai membuka peluang kerja sama bisnis jangka panjang sekaligus memperluas peluang UMKM untuk masuk ke rantai pasok nasional secara berkelanjutan. Baron menambahkan bahwa Pertamina terus memperkuat program pembinaan UMKM agar mampu naik kelas dan menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi nasional. “Pertamina berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya meningkatkan kapasitas UMKM, tetapi juga membuka akses pasar dan peluang kolaborasi yang lebih luas. Inabuyer menjadi momentum strategis agar UMKM binaan dapat terhubung langsung dengan buyer potensial dan masuk ke rantai pasok nasional,” ujarnya.

Komitmen Melalui Nota Kesepahaman

Kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh dua UMKM binaan, yaitu Agrominafiber dan Rendang Gadih. Langkah ini merupakan strategi untuk memperluas pengembangan usaha mereka ke depannya. Owner Rendang Gadih, Brigita Lydia Syahniva, menyampaikan bahwa dukungan Pertamina memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kepercayaan pasar dan pengembangan bisnis UMKM. “Melalui pendampingan Pertamina, kami mendapatkan banyak peluang untuk memperluas pasar dan membangun jejaring bisnis yang lebih besar. Kehadiran di Inabuyer menjadi momentum penting bagi UMKM kami untuk semakin dikenal dan dipercaya oleh buyer dari berbagai sektor,” tuturnya. Melalui ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026, Pertamina terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong terciptanya UMKM yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar