PARADAPOS.COM - Komando Operasi TNI Habema menggelar layanan kesehatan gratis serentak di lima titik pelosok Papua Tengah, yakni Wangbe, Oksibil, Dugume, Quary Bawah, dan Hita-Dipat, pada pekan ini. Kegiatan ini merupakan respons terhadap keterbatasan akses kesehatan yang dialami warga akibat medan geografis yang sulit dijangkau. Tim tenaga kesehatan yang diterjunkan merupakan gabungan dari Yonif 732, Yonif 753, Yonif 613, Yonif 300, serta Satgas Teritorial.
Misi Kemanusiaan di Balik Seragam Tempur
Di tengah hiruk-pikuk tugas pengamanan, prajurit TNI yang tergabung dalam Koops Habema juga menyisihkan waktu untuk turun langsung ke masyarakat. Mereka tidak hanya membawa senjata, tetapi juga peralatan medis dan obat-obatan. Langkah ini diambil sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang selama ini kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.
Komandan Satuan Tugas Teritorial, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar tugas keamanan, melainkan juga misi kemanusiaan.
“Pelayanan kesehatan ini adalah bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir dan membantu mengatasi kesulitan rakyat di daerah penugasan,” ujarnya.
Jenis Layanan dan Titik Pelaksanaan
Pelayanan kesehatan yang diberikan mencakup pemeriksaan umum, konsultasi medis, tindakan preventif, serta edukasi kesehatan. Tim medis bergerak dari satu titik ke titik lain, menyusuri jalan setapak dan perbukitan terjal demi menjangkau warga yang tinggal di pedalaman.
Di Wangbe, misalnya, puluhan warga antre sejak pagi untuk memeriksakan tekanan darah dan mendapatkan vitamin. Sementara itu, di Oksibil, para tenaga kesehatan juga memberikan penyuluhan tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit menular.
Sinergi Antar Satuan di Lapangan
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan personel dari berbagai batalyon, termasuk Yonif 732, Yonif 753, Yonif 613, dan Yonif 300, serta Satgas Teritorial. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa misi kemanusiaan tidak mengenal batas satuan. Mereka bahu-membahu mendirikan posko kesehatan darurat di setiap lokasi, lengkap dengan tenda pemeriksaan dan obat-obatan.
Di sela-sela kesibukan, seorang perwira menuturkan bahwa kondisi medan memang menjadi tantangan utama. Namun, semangat untuk membantu sesama membuat semua personel tetap bergerak maju.
Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut secara berkala, mengingat masih banyak wilayah di Papua Tengah yang membutuhkan perhatian serius di bidang kesehatan.
Editor: Joko Susilo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Wamenkomdigi: Balmon SFR Jayapura Garda Terdepan Jaga Kedaulatan Frekuensi di Papua
PKS Resmikan Akademi Pemimpin Muda, Almuzzammil Tekankan Pemimpin Berakar Spiritual Bukan Sekadar Mengejar Kursi
Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Berisi Narkotika Etomidate di Cengkareng
Prabowo Canangkan Investasi Besar-Besaran di Sektor Ekonomi Biru, Targetkan 1.386 Kampung Nelayan Tahun Ini