Presiden Prabowo Akui Nelayan Sering Terlupakan, Bertekad Perbaiki Kesejahteraan Mereka

- Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:50 WIB
Presiden Prabowo Akui Nelayan Sering Terlupakan, Bertekad Perbaiki Kesejahteraan Mereka
PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian lebih besar kepada nelayan Indonesia saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan, Kota Gorontalo, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara menyampaikan penghormatan mendalam kepada para nelayan yang setiap hari menghadapi risiko besar di laut demi menghidupi keluarga dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Penghormatan di Tengah Risiko Laut

Suasana di pesisir Leato Selatan terasa berbeda ketika Presiden Prabowo tiba. Angin laut berhembus pelan, menyapa rombongan yang hadir. Di hadapan para nelayan yang berkumpul, Presiden menyampaikan apresiasinya secara langsung. "Saya mengerti nelayan itu memiliki risiko yang besar. Di laut itu tidak main-main. Cuaca bisa berubah, arus bisa berubah. Saudara mempertaruhkan nyawa untuk mencari makan untuk keluargamu, untuk masyarakatmu, untuk bangsamu. Saya terima kasih," ujar Presiden Prabowo. Pernyataan itu menggambarkan pemahaman yang mendalam tentang kerasnya kehidupan di laut. Bagi para nelayan, kata-kata tersebut bukan sekadar retorika, melainkan pengakuan atas perjuangan mereka yang kerap tak terlihat.

Nelayan yang Sering Dilupakan

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya bertekad untuk memperbaiki kesejahteraan sekaligus memberikan penghormatan yang layak kepada para nelayan Indonesia. Ia secara terbuka mengakui bahwa selama ini nelayan kerap berada di posisi yang kurang mendapat perhatian. "Untuk itu saya bertekad untuk memperbaiki dan menghormati para nelayan-nelayan kita di seluruh Indonesia. Para nelayan sering dilupakan," kata Prabowo. Kalimat itu menggema di tengah kerumunan. Sejumlah nelayan yang hadir mengangguk pelan, seolah setuju dengan pengakuan tersebut. Selama bertahun-tahun, mereka memang merasa terpinggirkan dalam arus pembangunan nasional.

Janji Kehadiran Negara

Presiden juga memastikan bahwa pemerintah saat ini akan hadir lebih nyata bagi masyarakat kecil. Ia menyebut nelayan dan petani sebagai dua pilar utama yang akan menjadi prioritas. "Pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan semua petani di seluruh Indonesia," kata Presiden. Pernyataan itu disambut dengan tepuk tangan. Harapan pun mulai mengemuka di antara para nelayan yang selama ini mengandalkan hasil laut yang tak menentu. Mereka berharap janji tersebut tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan diikuti dengan kebijakan nyata di lapangan.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar