MAN Insan Cendekia Batam Juara LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Kepri, Siap Berlaga di Nasional

- Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:25 WIB
MAN Insan Cendekia Batam Juara LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Kepri, Siap Berlaga di Nasional

PARADAPOS.COM - MAN Insan Cendekia Kota Batam berhasil menyabet gelar juara pertama Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Dalam final yang digelar di Trans Convention Center, Tanjung Pinang, tim dari sekolah ini mengumpulkan 95 poin, unggul atas SMA Negeri 1 Singkep dengan 80 poin di posisi kedua dan SMA Swasta Cahaya yang meraih 70 poin. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan mereka sebagai wakil Kepri ke babak nasional di Jakarta.

Babak Final yang Menegangkan

Pertandingan final berlangsung dalam tiga babak: wawasan Empat Pilar, tematik Empat Pilar, dan babak rebutan. MAN Insan Cendekia langsung tancap gas sejak awal. Pada babak wawasan, mereka mengoleksi 45 poin, sementara SMA Negeri 1 Singkep hanya mampu meraih 25 poin. Keunggulan itu bertahan di babak tematik, di mana tim Batam kembali unggul dengan skor 25 berbanding 15.

Namun, perlawanan sengit justru muncul di babak rebutan. SMA Negeri 1 Singkep berhasil mengejar ketertinggalan dengan banyak merebut dan menjawab pertanyaan dengan benar. MAN Insan Cendekia pun sempat kehilangan poin akibat beberapa jawaban yang keliru. Meski begitu, keunggulan poin mereka dari dua babak sebelumnya sudah terlalu besar untuk dikejar.

Pengumuman dan Apresiasi

Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR RI, Wachid Nugroho, mengumumkan hasil tersebut di hadapan para peserta. Ia didampingi oleh Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Setjen MPR RI, Agus Subagyo, dan juri daerah yang juga dosen FISIP Universitas Maritim Raja Ali Haji, Atika Thahira.

"Grup A dari SMA Negeri 1 Singkep total nilainya 80. Grup B dari SMAS Cahaya nilainya 70. Dan, grup C dari MAN Insan Cendekia Kota Batam total nilainya 95. Dengan demikian MAN Insan Cendekia Kota Batam menjadi juara pertama pada final penyisihan LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Riau dan melanjutkan ke babak final di Jakarta," jelas Wachid dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

Kejutan dari Tim Minim Persiapan

Di balik kemenangan gemilang ini, ada cerita yang tak terduga. Muhammad Habib Arazka Hardi, juru bicara tim MAN Insan Cendekia, mengaku tidak menyangka bisa keluar sebagai juara. Pasalnya, persiapan mereka sangat terbatas—hanya sepuluh hari secara keseluruhan.

"Kami tidak menyangka bisa menjadi juara pertama ini," ujarnya.

Habib merinci, persiapan hanya berlangsung tujuh hari sebelum LCC tingkat kabupaten, dan tiga hari jelang tingkat provinsi. "Dengan persiapan minim ini mengantar menjadi juara di Provinsi Kepulauan Riau," ungkapnya.

Ia menambahkan, hasil ini tidak lepas dari kerja keras seluruh anggota tim dan guru pendamping. "Kerja keras dan kebersamaan sebagai sebuah teamwork ini yang mengantarkan kami menjadi juara pertama LCC Empat Pilar MPR RI tingkat provinsi ini," tuturnya.

Menatap babak nasional yang rencananya digelar pada Agustus 2026, Habib mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut. "Kami belum mengetahui bagaimana nanti LCC tingkat nasional di Jakarta, tapi sebagai wakil dari Provinsi Kepulauan Riau, kami siap meraih predikat juara nasional untuk Provinsi Kepulauan Riau," tekadnya penuh semangat.

Debut Manis di Ajang Bergengsi

Guru pendamping MAN Insan Cendekia Kota Batam, Damanhuri, mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama sekolahnya mengikuti LCC Empat Pilar MPR RI. "Kami belum pernah ikut LCC Empat Pilar MPR RI. Ini baru pertama kalinya, dan luar biasa bisa menjadi juara. Ini berkat doa dan suport dari berbagai pihak," katanya.

Damanhuri menyebut semangat siswa menjadi kunci utama. "Anak-anak semangatnya luar biasa, dan kami mendampingi sekuat tenaga," ujarnya.

Ia juga menyinggung soal kualitas sekolah yang berdiri sejak 2016 itu. "Karena seleksi sekolah kami sangat ketat, dan murni sehingga kualitas siswa kita jaga," imbuh guru PKn tersebut.

Untuk persiapan menghadapi tingkat nasional, Damanhuri bertekad melakukan evaluasi menyeluruh. "Kita akan mengevaluasi kekurangan penguasaan materi, nanti kita akan kuatkan," pungkasnya.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar