PARADAPOS.COM - Jambi menjadi saksi gelaran debat perdana calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) untuk masa bakti 2026-2029. Acara yang berlangsung di BW Luxury Hotel pada Sabtu, 9 Mei 2026 ini diwarnai semangat kolaborasi dan optimisme dari para pengusaha muda. Dalam forum tersebut, calon ketua umum Reynaldo Bryan menyoroti peran strategis pengusaha muda dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Momen Penting Menuju Munas XVIII HIPMI
Debat perdana ini merupakan bagian integral dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVIII HIPMI. Agenda tiga tahunan organisasi ini bertujuan menentukan kepemimpinan baru bagi para pengusaha muda Indonesia. Lebih dari sekadar adu gagasan, forum tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan antar kader HIPMI dari berbagai penjuru daerah.
Suasana di ruang debat terasa hangat namun tetap penuh antusiasme. Para kader tampak serius menyimak setiap argumen yang dilontarkan, sesekali riuh rendah tepuk tangan mengiringi pernyataan-pernyataan kunci.
HIPMI Siap Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
"HIPMI memiliki daya tawar dan peran yang sangat strategis dalam membantu Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen," kata Reynaldo dalam keterangan pers yang dikutip pada Minggu, 10 Mei 2026.
Ia mengajak seluruh kader HIPMI untuk mengambil bagian aktif dalam pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, sinergi antara pengusaha muda di pusat dan daerah menjadi modal penting untuk memperkuat ekonomi Indonesia di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Optimisme di Tengah Tren Positif Ekonomi
Reynaldo juga menyampaikan keyakinannya terhadap kondisi ekonomi nasional yang dinilai menunjukkan tren positif. Ia merujuk pada capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai sinyal baik bagi dunia usaha dan investasi.
"Pada triwulan I tahun 2026 pertumbuhan ekonomi kita telah mencapai 5,61 persen (year-on-year/yoy), dibandingkan triwulan IV tahun lalu yang masih di angka 5,39 persen," jelasnya.
Menurut Reynaldo, tren pertumbuhan tersebut menjadi dasar keyakinannya bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029 dapat tercapai. Syaratnya, seluruh elemen bangsa, termasuk pengusaha muda, harus bergerak bersama dan berkolaborasi secara berkelanjutan.
Peran Kader Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Lokal
Ia juga menekankan pentingnya peran kader HIPMI di berbagai daerah sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Keberadaan pengusaha muda dinilai mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, hingga memperkuat ekonomi lokal secara langsung.
"Saya yakin dan optimis kolaborasi yang sungguh-sungguh dan berkelanjutan dari seluruh kader HIPMI daerah di seluruh Indonesia akan membawa dampak nyata bagi pembangunan ekonomi, termasuk ikut memberikan kontribusi bagi terwujudnya pertumbuhan ekonomi 8 persen," ungkapnya.
Debat perdana tersebut tidak hanya menjadi ajang penyampaian visi dan gagasan, tetapi juga memperlihatkan harapan besar agar pengusaha muda Indonesia semakin aktif mengambil peran dalam membangun ekonomi nasional yang inklusif dan berdaya saing.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kritik Tajam ke Zulhas: Wacana Kenaikan HET Minyakita Dinilai Bukti Kegagalan Pemerintah
BPJPH Berlakukan Wajib Sertifikasi Halal Nasional per 17 Oktober 2026, Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Global
Iran Serahkan Tanggapan Tertulis atas Proposal Damai AS Lewat Mediator Pakistan
Mulai Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, Pemilahan dari Rumah Wajib Dilakukan