Polri Dalami Aliran Dana Sindikat Judi Internasional yang Libatkan Ratusan WNA di Jakarta

- Senin, 11 Mei 2026 | 05:50 WIB
Polri Dalami Aliran Dana Sindikat Judi Internasional yang Libatkan Ratusan WNA di Jakarta
PARADAPOS.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia tengah mendalami aliran dana dan jaringan di balik sindikat judi internasional yang berhasil dibongkar di Jakarta. Operasi penggerebekan di sebuah gedung perkantoran di kawasan Hayam Wuruk Plaza pada akhir pekan lalu menghasilkan penangkapan 321 orang tersangka, sebagian besar merupakan warga negara asing. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Wira Satya Triputra, memastikan penyelidikan kini diarahkan untuk mengungkap para pendana dan penyedia infrastruktur utama dari operasi ilegal ini.

Ribuan Tersangka dan Jejak Transnasional

Dalam penggerebekan yang berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026, aparat menemukan fakta mencolok: dari 321 orang yang diamankan, mayoritas bukan warga negara Indonesia. Rinciannya, sebanyak 228 orang berkewarganegaraan Vietnam dan 57 lainnya berasal dari China. Hanya satu orang Warga Negara Indonesia yang turut ditangkap, yang diketahui merupakan mantan pekerja judi di Kamboja dan kini berperan sebagai operator layanan pelanggan. Keberadaan tenaga kerja asing dalam jumlah besar ini menjadi indikasi kuat bahwa sindikat tersebut memiliki jaringan yang terorganisir lintas batas negara. Polisi kini tengah memeriksa perangkat digital yang disita untuk memetakan jangkauan operasi mereka.

Fokus Investigasi: Aliran Dana dan Sponsor

Penyidik tidak hanya berhenti pada penangkapan para pelaku di lapangan. Langkah selanjutnya adalah menelusuri siapa saja yang berada di balik layar—para pemodal dan penyewa gedung yang memfasilitasi kegiatan haram tersebut. "Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyelidiki aliran dana dan sponsor mereka," ujar Brigadir Jenderal Wira Satya Triputra dalam keterangannya pada Minggu, 10 Mei 2026, seperti dikutip dari Antara keesokan harinya. Ia menambahkan bahwa penyelidikan juga akan menyasar identitas penyewa menara Hayam Wuruk Plaza yang memungkinkan operasi besar-besaran ini berjalan. "Kami juga masih menganalisis komputer, perangkat lain, dan hal-hal lainnya," lanjutnya.

Komitmen Memberantas Sarang Judi Global

Penegasan tegas disampaikan oleh Triputra bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mencegah Indonesia menjadi "sarang" bagi sindikat perjudian global. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran meningkatnya aktivitas judi online ilegal yang berpusat di negara-negara Asia Tenggara. Proses digital forensik yang tengah berjalan diharapkan dapat mengungkap peta jaringan yang lebih luas. Polisi tidak hanya memburu uang, tetapi juga memastikan bahwa para pelaku intelektual dan penyandang dana tidak luput dari jerat hukum. Operasi ini menjadi sinyal keras bahwa aparat serius memberantas praktik ilegal yang mengancam stabilitas sosial dan ekonomi.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar