Persija Jakarta U20 Juara EPA Super League, Jadi Suntikan Moral bagi Tim Senior

- Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00 WIB
Persija Jakarta U20 Juara EPA Super League, Jadi Suntikan Moral bagi Tim Senior
PARADAPOS.COM - Persija Jakarta U20 sukses mengamankan gelar juara Elite Pro Academy (EPA) Super League U20 musim 2025/2026. Dalam laga final yang berlangsung di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, pada Minggu, tim asuhan Ricky Nelson menaklukkan Malut United U20 dengan skor tipis 1-0. Satu-satunya gol dalam pertandingan itu dicetak oleh Theodore Evan Leeming pada menit ke-41. Kemenangan ini menjadi angin segar di tengah performa tim senior yang belum konsisten musim ini.

Harapan dari Keberhasilan Junior

Direktur Akademi Persija Jakarta, Ricky Nelson, tak menutupi rasa optimisnya usai pertandingan. Ia berharap prestasi anak asuhnya bisa menjadi suntikan moral bagi tim senior yang saat ini ditangani pelatih Mauricio Souza. “Ya mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bahwa Persija bisa kembali ke jalur juara,” kata Ricky saat ditemui media, termasuk ANTARA, pada Minggu. Lebih jauh, Ricky yang juga merangkap sebagai asisten pelatih tim senior menekankan pentingnya momen ini sebagai titik balik. Ia meyakini keberhasilan di level junior bisa menular ke seluruh elemen klub.

Kiprah Tim Senior di Super League

Di sisi lain, perjalanan tim utama Persija musim ini memang penuh dinamika. Sebelum final EPA digelar, skuad senior dipastikan gagal membawa pulang trofi Super League. Kekalahan 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, membuat langkah mereka terhenti. Secara matematis, Persija tak mampu lagi mengejar ketertinggalan poin dari Persib dan Borneo FC. Alhasil, Macan Kemayoran harus puas bertengger di posisi ketiga klasemen. Namun, ada secercah harapan di akhir pekan. Persija berhasil bangkit dengan mengalahkan tuan rumah Persik Kediri 3-1. Tambahan tiga poin itu membuat koleksi mereka menjadi 68 poin. Laga pamungkas musim ini akan dijalani Persija dengan menjamu Semen Padang di kandang sendiri pekan depan.

Menyongsong Musim Depan

Ricky Nelson tak ingin larut dalam kekecewaan. Ia justru melihat jeda kompetisi sebagai peluang emas untuk melakukan evaluasi dan persiapan matang. “Jadi mudah-mudahan ada waktu dua bulan untuk istirahat, kita mempersiapkan diri lebih baik dan di Super League besok ya, mudah-mudahan tahun 2026/2027 adalah milik Persija,” ujar Ricky. Suasana di sesi latihan dan ruang ganti tim junior usai final terasa berbeda. Sorak-sorai pemain dan staf pelatih menggema di kompleks Lapangan Garudayaksa. Trofi yang mereka angkat bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan juga pesan bahwa pembinaan usia muda di Persija mulai menunjukkan hasil nyata. Bagi Ricky, ini adalah bukti bahwa proses yang dijalani selama ini berjalan di jalur yang tepat.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar