PARADAPOS.COM - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, bersama timnya mengalami kecelakaan lalu lintas saat dalam perjalanan pulang dari Solok Selatan menuju Padang pada Minggu (17/5) dini hari. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, ketika rombongan tengah menuntaskan agenda kunjungan kerja ke sejumlah daerah di provinsi tersebut. Meski insiden itu mencekam, Vasko memastikan bahwa dirinya dan seluruh anggota tim dalam keadaan selamat.
Kronologi Kecelakaan dan Respons Awal
Informasi mengenai kecelakaan ini pertama kali disampaikan langsung oleh Vasko melalui unggahan di akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan bahwa perjalanan yang ditempuh memang tidak mudah. Jarak tempuh yang jauh serta medan yang berat menjadi tantangan tersendiri bagi rombongan. Namun, semua itu dijalani demi memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama di daerah-daerah pelosok.
“Musibah ini menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah nikmat terbesar dari Allah SWT,” tulisnya dalam pernyataan tersebut.
Momen Mencekam dan Rasa Syukur
Vasko menuturkan, dalam beberapa detik saat kecelakaan terjadi, dirinya dan tim hanya bisa pasrah dan berserah diri. Situasi yang begitu mencekam membuat mereka tidak bisa berbuat banyak selain mengandalkan perlindungan. Ia juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas doa dan dukungan yang terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat.
Unggahan itu pun langsung dibanjiri respons positif. Banyak warganet yang mendoakan keselamatan dan kesehatan bagi Vasko beserta rombongan. Dukungan moral itu, menurutnya, menjadi energi tambahan untuk terus menjalankan tugas pelayanan publik.
Komitmen Melanjutkan Pengabdian
Di akhir pernyataannya, Vasko meminta doa agar dirinya dan seluruh tim tetap diberikan kekuatan. Ia berharap dapat terus melanjutkan pengabdian kepada masyarakat Sumatera Barat, meskipun harus menghadapi berbagai risiko di lapangan. Peristiwa ini, lanjutnya, tidak akan menyurutkan semangat untuk tetap turun langsung ke daerah-daerah yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Rupiah Terjun ke Rp17.630 per Dolar AS, Indef Dorong Industri Lakukan Hedging dan Beralih ke Pemasok Lokal
Polisi Belum Temukan Bukti Pembegalan Model AJDV di Kebon Jeruk
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus 433,4 Miliar Dolar AS di Kuartal I 2026, Rasio terhadap PDB Justru Menurun
Pemprov DKI Wajibkan Pemilahan Limbah Hewan Kurban, 90 Persen Sampah Organik Harus Diolah Jadi Pupuk