PARADAPOS.COM - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, mendorong pencegahan tindak pidana korporasi di sektor angkutan umum melalui pembangunan sistem transportasi logistik yang mengedepankan keselamatan dan kepatuhan hukum. Langkah ini, menurutnya, juga bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Pernyataan tersebut disampaikan Agus saat menghadiri Seminar Kamselindo Series II di Jakarta Internasional Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, pada Kamis, 21 Mei 2026.
Dorongan untuk Sistem Logistik yang Berkeselamatan
Agus menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi semua pihak yang terlibat dalam sistem transportasi. Ia menyebut, upaya ini tidak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga menyentuh sisi kepatuhan hukum perusahaan angkutan logistik. “Bagaimana kita mewujudkan angkutan logistik yang ramah dan berkeselamatan, sehingga peristiwa kecelakaan bisa kita tekan, mulai dari syarat formil, materil, proses penyidikan hingga korporasinya,” jelas jenderal polisi bintang dua itu.
Dalam seminar yang digelar di tengah hiruk-pikuk pameran tersebut, Agus mengapresiasi inisiatif Kamselindo. Ia menilai forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat sistem manajemen keselamatan perusahaan angkutan umum. “Semoga keselamatan tetap harus diutamakan,” ungkapnya singkat.
Lima Pilar Keselamatan Lalu Lintas Dibahas
Agus menjelaskan, dalam seminar tersebut berbagai pihak membahas lima pilar keselamatan lalu lintas. Pembahasan mencakup aspek regulasi hingga penegakan hukum terhadap perusahaan angkutan logistik. Menurutnya, pendekatan komprehensif ini penting untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman dan patuh hukum.
“Atas seizin Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo), hari ini (Kamis 21 Mei 2026), kami menghadiri undangan dari Kamselindo terkait seminar tentang keselamatan, kepatuhan, dan korporasi. Ini cukup bagus karena kita membahas pentingnya keselamatan lalu lintas,” kata Agus dalam keterangannya.
Sinergi Lintas Sektor Hadir dalam Seminar
Acara ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai instansi. Di antaranya perwakilan Kementerian Perhubungan, Kemenko Polhukam, Kementerian Lingkungan Hidup, serta pelaku industri transportasi dan logistik. Kehadiran lintas sektor ini dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi dalam membangun budaya keselamatan transportasi nasional.
Beberapa tokoh yang hadir antara lain Kasubdit Manajemen dan Keselamatan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Ellis Simbolon, Koordinator Tim Pelaksana Kegiatan Pelayanan Publik dan Pembinaan Pengelolaan B3 Kementerian Lingkungan Hidup Harry Ahmad Fakhri, serta Kabid Kelembagaan Aparatur Penegak Hukum Kemenkopolkam Lia Pratiwi. Suasana diskusi berlangsung hangat, dengan setiap peserta saling bertukar pandangan mengenai tantangan di lapangan.
Agus berharap, melalui forum seperti ini, kesadaran akan pentingnya keselamatan lalu lintas semakin mengakar di seluruh lini industri angkutan umum. “Keselamatan harus menjadi napas dari setiap kebijakan dan operasional perusahaan,” pungkasnya.
Editor: Yuli Astuti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Dewa United Motorsport Juara Umum Kejurnas Gokart Eshark Rok Cup 2026 di Sentul
Eko Lemu: Jokowi Hidangkan Bebek dan Soto agar Prabowo “Manut”
Haier Resmi Jadi Sponsor Utama Al Ahly FC, Perkuat Ekspansi Manufaktur di Mesir
Bea Cukai dan BAIS TNI Bongkar Jaringan Pita Cukai Palsu di Jateng, Negara Dirugikan Rp570 Miliar