LAI Salurkan Bantuan Pangan ke Empat Panti Asuhan dan Wreda di Jakarta

- Rabu, 20 Mei 2026 | 16:25 WIB
LAI Salurkan Bantuan Pangan ke Empat Panti Asuhan dan Wreda di Jakarta
PARADAPOS.COM - PT Lintas Armada Indonesia (LAI) menyalurkan bantuan pangan dan kebutuhan pokok kepada empat panti asuhan serta panti wreda di Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026. Perusahaan yang bergerak di bidang logistik ini memulai distribusi dari Panti Asuhan Adinda dan Panti Sosial Bina Daksa Budhi Bakti di Jakarta Barat, dengan rencana penyaluran ke dua lokasi lainnya pada hari berikutnya. Bantuan ini merupakan bagian dari program bakti sosial tahunan yang rutin digelar dua kali setahun.

Empat Panti di Empat Kecamatan

Owner LAI, Antonius Chandra, didampingi Direksi Susana Wongso dan PH Haji Junaidi, menjelaskan bahwa keempat panti tersebut tersebar di wilayah Pejagalan, Penjaringan, Cengkareng, dan Sunter Tanjung Priok. Penyaluran dilakukan secara bertahap, dimulai dari panti yang berada di Jakarta Barat. "Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa berbagi kepada saudara kami yang kurang beruntung secara ekonomi," ujar Antonius Chandra di Jakarta, Rabu. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dedikasi perusahaan terhadap sesama. Chandra berharap aksi ini bisa menjadi contoh bagi pengusaha lain untuk ikut berbagi dan meringankan beban mereka yang membutuhkan. "Selanjutnya dua panti lagi akan disalurkan bantuan di hari selanjutnya," tuturnya.

Rincian Bantuan yang Disalurkan

Dalam aksi sosial kali ini, LAI menyalurkan bantuan berupa 410 kilogram beras, telur, minyak goreng, makanan kaleng, aneka bumbu dapur, alat kebersihan diri, buku, serta peralatan sekolah. Semua barang didistribusikan langsung ke masing-masing panti. "Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat kepada saudara-saudara kami serta membantu pengelola dalam memenuhi kebutuhan penghuni panti," imbuh Chandra.

Suara dari Panti Asuhan Adinda

Pengelola Panti Asuhan Adinda, Nani Suharti Soedarmo, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Ia menceritakan bahwa jumlah donasi yang masuk ke panti yang dikelolanya sejak tahun 1998 belakangan ini terus berkurang. "Mungkin karena kondisi ekonomi sehingga bantuan berkurang," ungkapnya. Nani menjelaskan, panti asuhannya saat ini menampung 50 anak yang terdiri dari siswa SD, SMP, dan SMA. Seluruh anak berasal dari Jakarta dan dititipkan karena berbagai alasan, termasuk mereka yang tidak memiliki tempat tinggal.

Kondisi di Panti Sosial Bina Daksa Budhi Bakti

Hal senada disampaikan Kasatpel Pelayanan Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti 2, Siti Nurhayati. Ia mengapresiasi bantuan yang diberikan dan mengungkapkan kondisi nyata di lapangan. Siti mengatakan panti sosial yang dikelolanya dihuni oleh 430 lansia. Lebih dari separuh penghuni, tepatnya 260 orang, tengah sakit dan terbaring di tempat tidur sehingga membutuhkan perawatan intensif. "Ada 260 orang yang sakit terbaring disini dan ada 186 orang yang mandiri dan lainnya," jelasnya.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar