Gubernur Kalteng Tegaskan Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hambat Pembangunan Daerah

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:25 WIB
Gubernur Kalteng Tegaskan Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hambat Pembangunan Daerah
PARADAPOS.COM - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh menghambat laju pembangunan daerah. Pernyataan tersebut ia sampaikan pada upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung di Palangka Raya. Pemerintah provinsi berkomitmen bahwa setiap alokasi dana yang dikeluarkan harus memberikan dampak yang terukur dan nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Efisiensi Bukan Alasan untuk Melambat

Di tengah tekanan fiskal yang kerap memicu kekhawatiran, Agustiar Sabran justru melihat efisiensi sebagai momentum untuk bekerja lebih cerdas. Ia menekankan bahwa pemangkasan anggaran tidak boleh diartikan sebagai penghentian program-program strategis. Sebaliknya, ini adalah panggilan untuk memprioritaskan kebutuhan riil di lapangan. Suasana upacara di halaman kantor gubernur pagi itu tampak khidmat. Para aparatur sipil negara dan unsur muspida hadir menyaksikan langsung arahan orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut. Di hadapan ribuan peserta upacara, Agustiar menyampaikan pesan yang tegas.

Manfaat Terukur Jadi Prioritas

“Efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi semangat pembangunan daerah,” ujarnya dengan nada mantap. Ia kemudian menjelaskan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, mulai dari infrastruktur dasar hingga layanan publik. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mengawal ketat proses perencanaan dan realisasi anggaran. Tidak ada ruang untuk pemborosan atau kegiatan yang tidak memiliki indikator keberhasilan yang jelas. Semua program harus bisa dipertanggungjawabkan secara administratif dan sosial.

Komitmen di Tengah Keterbatasan

Di sela-sela upacara, terlihat beberapa pejabat daerah berdiskusi santai mengenai implementasi kebijakan ini. Mereka sepakat bahwa tantangan utama bukanlah pada jumlah anggaran, melainkan pada efektivitas pelaksanaan di lapangan. Agustiar sendiri optimistis bahwa dengan perencanaan yang matang, target pembangunan tetap bisa tercapai. Peringatan hari jadi kali ini memang terasa berbeda. Tidak ada kemeriahan berlebihan, namun semangat kebersamaan justru terasa lebih kuat. Gubernur ingin menunjukkan bahwa pembangunan sejati tidak diukur dari gemerlapnya acara, melainkan dari seberapa jauh kesejahteraan rakyat meningkat.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar