Menteri Pertahanan Sjafrie Salat Iduladha Bersama Warga dan TNI di Manokwari, Tinjau Kesiapan Yonif 808

- Kamis, 28 Mei 2026 | 07:50 WIB
Menteri Pertahanan Sjafrie Salat Iduladha Bersama Warga dan TNI di Manokwari, Tinjau Kesiapan Yonif 808
PARADAPOS.COM - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjalankan salat Iduladha 1447 Hijriah bersama warga Papua dan jajaran TNI di Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, pada Rabu, 27 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan antara aparat dan masyarakat di tengah perayaan hari raya kurban. Dalam kunjungan kerja yang sama, ia juga meninjau kesiapan operasional Yonif Teritorial Pembangunan 808/Mbaham Matta, menandai perhatian pemerintah terhadap stabilitas dan pembangunan di wilayah timur Indonesia. Dalam ibadah tersebut, Sjafrie tampak didampingi oleh Wakil Panglima TNI, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Wakil Asisten Operasi Panglima TNI, serta sejumlah perwira staf dari jajaran Kodam XVIII/Ksr. Kehadiran para petinggi militer itu menambah suasana khidmat di lapangan Makodam yang pagi itu dipenuhi jamaah. "Pelaksanaan Salat Iduladha berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, diikuti oleh prajurit, Persit, keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari, serta warga masyarakat sekitar," demikian tertulis dalam keterangan resmi Kementerian Pertahanan yang dirilis hari itu. Khotbah yang Menggugah Semangat Kebersamaan Khotbah Iduladha kali ini disampaikan oleh K.H. Baharuddin Sabollah. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan makna keikhlasan, pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan yang menjadi inti dari perayaan Iduladha. Nilai-nilai ini, menurut sang khatib, sangat relevan untuk terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan masyarakat maupun dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Suasana di lokasi terasa hangat meskipun sederhana. Interaksi antara prajurit dan warga sipil berlangsung cair, mencerminkan kedekatan yang telah terjalin lama. Pelaksanaan salat di lingkungan militer ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga simbol nyata dari semangat persatuan dan toleransi yang hidup di tengah masyarakat Papua Barat. Tinjauan Langsung ke Yonif 808/Mbaham Matta Di hari yang sama, Menteri Pertahanan melanjutkan kegiatannya dengan kunjungan kerja ke Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 808/Mbaham Matta. Langkah kaki Sjafrie tampak mantap saat menyusuri area satuan, sesekali berhenti untuk menyapa prajurit yang sedang berjaga. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kesiapan operasional, kondisi personel, serta progres pembangunan satuan dan program pembinaan teritorial di Papua Barat. Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie menerima laporan detail mengenai pembangunan fisik satuan, kesiapan alutsista, jadwal latihan, hingga pelaksanaan program ketahanan pangan dan pembinaan masyarakat. Ia juga menyempatkan diri untuk memeriksa sarana dan prasarana, termasuk fasilitas latihan, barak prajurit, gudang munisi, serta berbagai pendukung operasional lainnya. "Dalam arahannya, Menhan menekankan pentingnya menjaga kesiapan operasional satuan melalui pembinaan personel yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada keberhasilan tugas. Menhan juga memberikan perhatian terhadap kesinambungan program latihan dan pembinaan jasmani militer agar kesiapan prajurit tetap terpelihara secara optimal," jelas keterangan resmi dari Kementerian Pertahanan. Fokus pada Infrastruktur Penunjang Tugas Lebih lanjut, dalam arahannya di hadapan para perwira, Sjafrie secara spesifik menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur bagi satuan. Ia menekankan bahwa ketersediaan pasokan listrik yang stabil dan penguatan jaringan telekomunikasi menjadi faktor krusial. Tanpa keduanya, optimalisasi pelaksanaan tugas di wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti Papua Barat akan sulit tercapai. Pernyataan ini menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap aspek logistik dan teknologi di garda terdepan pertahanan negara.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar