Tiga UMKM Unggulan Bersaing di Babak Kompetisi Batch 11 Juragan Jaman Now Season 5

- Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:50 WIB
Tiga UMKM Unggulan Bersaing di Babak Kompetisi Batch 11 Juragan Jaman Now Season 5
PARADAPOS.COM - Tiga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggulan kembali bersaing dalam Babak Kompetisi Batch 11 program Juragan Jaman Now Season 5. Mereka adalah Nurul Fatimah Hadiyanti, Manda Eka Kumala, dan Wan Wan Wijaya. Ketiganya mempresentasikan ide, inovasi, serta strategi bisnis di hadapan panelis untuk memperebutkan gelar peserta terbaik atau Terjuragan. Kompetisi ini dipandu oleh Jessica Wulandari dan ditayangkan di Metro TV.

Jajaran Panelis dan Pendamping

Episode kali ini menghadirkan deretan panelis yang terdiri dari Irwan Mussry, Reino Barack, Rex Marindo, Dian Onno, dan Sebastian Togelang. Mereka bertugas menggali potensi usaha para peserta melalui sesi tanya jawab, kritik, dan masukan yang konstruktif. Sebelum tampil, ketiga peserta mendapatkan pendampingan dari coach Tom MC Ifle dan Peter Shearer. Pendampingan ini bertujuan mematangkan presentasi bisnis mereka agar lebih siap menghadapi para panelis.

Strategi dan Kolaborasi Investasi

Setiap peserta memaparkan potensi usahanya secara detail. Mereka juga menjawab berbagai pertanyaan tajam dari panelis. Tidak hanya itu, beragam strategi pengembangan bisnis hingga peluang kolaborasi investasi turut mewarnai jalannya kompetisi. Suasana ruang presentasi terasa dinamis saat para peserta berusaha meyakinkan panelis dengan data dan visi bisnis mereka.

Siapa yang Akan Tersingkir?

Pertanyaan besarnya kini tertuju pada siapa yang berhasil mencuri perhatian para panelis. Peserta mana yang mampu meraih peluang kerja sama dan akhirnya dinobatkan sebagai Terjuragan pada Babak Kompetisi Batch 11? Jawabannya hanya bisa disaksikan dalam tayangan Juragan Jaman Now Season 5, yang tayang secara eksklusif di Metro TV.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar