PARADAPOS.COM - Marlina Chlara Sesa, perempuan asli Papua, resmi mengantongi lisensi Type Rating Airbus A320 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada 26 Juni 2026. Sertifikasi ini menjadi syarat mutlak bagi seorang pilot untuk menerbangkan pesawat komersial seperti Airbus A320. Pencapaian tersebut tidak hanya menjadi tonggak sejarah pribadi, tetapi juga membuka jalan bagi representasi perempuan Papua di industri penerbangan nasional.
Perjalanan Panjang dari Mimpi ke Kokpit
Marlina bukanlah nama yang tiba-tiba muncul di dunia aviasi. Perempuan kelahiran Jayapura, 15 Desember 1995 ini, tumbuh besar di lingkungan Suku Teminabuan, Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Ketertarikannya pada dunia penerbangan sudah dimulai sejak kecil, jauh sebelum ia memegang kendali pesawat.
Pendidikan dasarnya ia tempuh di SD YPPK Gembala Baik Abepura, lalu melanjutkan ke SMP YPPK Santo Paulus Abepura, dan merampungkan bangku menengah di SMA Stella Duce 2 Yogyakarta pada 2014. Usai lulus, ia sempat mengikuti seleksi pramugari Garuda Indonesia. Sayang, langkah pertamanya itu belum membuahkan hasil. Namun, kegagalan tersebut justru menjadi bahan bakar tekadnya.
“Saya justru semakin yakin ingin menjadi pilot,” ujarnya suatu ketika, menggambarkan momen yang mengubah arah hidupnya.
Pendidikan dan Pelatihan di Luar Negeri
Pada 2015, Marlina terbang ke Filipina untuk belajar di Asian Institute of Aviation. Di sana, ia berhasil meraih Private Pilot License (PPL) dan Commercial Pilot License/Instrument Rating (CPL/IR). Dua sertifikat ini menjadi fondasi awal kariernya di dunia penerbangan.
Selama masa pendidikan, ia mendapat dukungan hibah dari Pemerintah Provinsi Papua Barat. Dana tersebut ia gunakan untuk mengikuti pelatihan Multi Engine Rating dan menambah jam terbang. Setelah itu, ia kembali ke Indonesia, meski perjalanannya belum selesai.
Menuju Sertifikasi Airbus A320
Untuk bisa bergabung dengan maskapai komersial, Marlina masih harus mengantongi sertifikasi Type Rating pesawat komersial. Pada 2024, ia mengajukan permohonan bantuan pendidikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk mengikuti pelatihan Type Rating Airbus A320.
Permohonan itu baru disetujui pada 2026, melalui dana hibah dari program Otonomi Khusus (Otsus). Pelatihan berlangsung di Global Training Aviation, Tangerang, Banten, dari Januari hingga April 2026. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan, ia menjalani uji kompetensi dengan menerbangkan Airbus A320 secara langsung. Hasilnya, lisensi Type Rating resmi diterbitkan pada 26 Juni 2026.
Lebih dari Sekadar Lisensi
Bagi Marlina, pencapaian ini bukan sekadar dokumen. Ia berharap bisa segera bergabung dengan salah satu maskapai penerbangan nasional. Lebih dari itu, ia ingin kisahnya menjadi inspirasi bagi generasi muda, terutama anak-anak dan perempuan Papua.
“Jangan ragu untuk melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita di dunia penerbangan,” ungkapnya, dengan nada penuh harap.
Editor: Clara Salsabila
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
BWI Dorong Wakaf Bertransformasi Jadi Pilar Ekonomi Produktif Nasional
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Provinsi pada 16 Juli 2026
Kejagung Terbitkan Sprindik dengan Status Saksi untuk Febrie, Beda dengan Penetapan Tersangka oleh Polri
Polisi Ungkap Kekerasan di Daycare Yogyakarta Sudah Dinormalisasi Pengasuh Sejak 2017