PARADAPOS.COM - Jakarta. Kucing telah lama menjadi salah satu hewan peliharaan paling populer di dunia, dengan total populasi global mencapai 350 hingga 373 juta ekor. Data terbaru dari Cat Ownership Statistics 2026 yang dirilis oleh lembaga informasi regulasi kucing, Cat Abroad, mengungkap negara-negara dengan jumlah kucing peliharaan terbanyak. Amerika Serikat memuncaki daftar dengan 76,5 juta ekor, disusul China dengan 58 juta, dan Rusia dengan 25 juta. Angka ini dihimpun dari berbagai sumber, termasuk FEDIAF, AVMA, dan jurnal peer-review, yang mencerminkan tren kepemilikan kucing dari pedesaan Rusia hingga perkotaan China.
Bagi banyak orang, kucing bukan sekadar hewan, melainkan anggota keluarga. Tingkah lakunya yang lincah dan ekspresi wajah yang menggemaskan membuatnya mudah diterima di berbagai budaya. Tak heran jika jutaan rumah tangga di dunia memilih kucing sebagai teman setia mereka.
Negara dengan Populasi Kucing Peliharaan Terbanyak
Data yang dirilis oleh Cat Abroad tidak hanya sekadar angka, tetapi juga cerminan dari kebiasaan dan gaya hidup masyarakat di berbagai belahan dunia. Berikut adalah daftar delapan negara dengan jumlah kucing peliharaan terbanyak versi Cat Ownership Statistics 2026:
1. Amerika Serikat - 76,5 juta
2. China - 58 juta
3. Rusia - 25 juta
4. Prancis - 14,2 juta
5. Inggris Raya - 11 juta
6. Jerman - 10,9 juta
7. Iran - 10,3 juta
8. Jepang - 9,3 juta
Fakta Unik di Balik Angka
Menariknya, meskipun Amerika Serikat memimpin dalam jumlah absolut, kepadatan kepemilikan kucing justru lebih tinggi di negara lain. Di pedesaan Rusia, misalnya, sekitar 59 persen rumah tangga memelihara kucing. Angka ini menunjukkan bahwa kucing bukan hanya hewan urban, tetapi juga bagian integral dari kehidupan masyarakat agraris.
Di China, pertumbuhan populasi kucing peliharaan didorong oleh urbanisasi dan perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan. Sementara itu, di Jepang, kucing sering dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kesejahteraan, sehingga popularitasnya terus meningkat.
Sumber Data dan Metodologi
Data dalam laporan ini dikumpulkan dari berbagai lembaga kredibel. FEDIAF (Federasi Industri Makanan Hewan Peliharaan Eropa) menyumbang data dari kawasan Eropa, sementara AVMA (Asosiasi Medis Veteriner Amerika) memberikan gambaran dari Amerika Serikat. Selain itu, jurnal peer-review juga digunakan untuk memvalidasi temuan di lapangan. Proses ini memastikan bahwa angka yang disajikan memiliki dasar ilmiah yang kuat.
Dengan total populasi global yang mencapai ratusan juta, kucing peliharaan telah menjadi fenomena yang melampaui batas geografis dan budaya. Dari apartemen sempit di Tokyo hingga rumah-rumah di pedesaan Rusia, kucing terus menemukan tempatnya di hati manusia.
Artikel Terkait
5 Tips Atasi Mabuk Perjalanan Akibat AC Mobil Saat Liburan
Lampion Waisak di Bundaran HI Jadi Jembatan Toleransi Lintas Agama
Kebakaran Lahan 60 Hektare di Pelalawan, Tim Manggala Agni Dikerahkan Padamkan Api
Universitas Mercu Buana Buka Beasiswa SNBT untuk Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027