PARADAPOS.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengkaji pelibatan kantin sekolah sebagai opsi alternatif penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan skema distribusi di lapangan. Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menyampaikan hal tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 15 Juli 2026.
“Pak Presiden pun tadi mengatakan, silakan dikaji kalau ada alternatif yang lain, boleh,” ujar Agustina.
Skema Saat Ini dan Peluang Alternatif
Saat ini, penyaluran MBG masih berpegang pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115, yang menetapkan pelaksanaan program melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, Kepala Negara memberikan ruang yang luas bagi berbagai skema alternatif. Ia menekankan agar setiap usulan kebijakan baru didasari oleh hasil kajian yang matang dan komprehensif sebelum diputuskan secara resmi.
“Kembali lagi, beliau meminta setiap pilihan kebijakan kaji dengan baik, apa dasarnya dan sebagainya. Nanti datang lagi ke beliau, sampaikan progres untuk kita putuskan,” jelas Agustina.
Kantin Sekolah dalam Opsi Kajian
Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai kepastian pelibatan kantin sekolah, Agustina membenarkan hal tersebut. “Iya, termasuk kan bagian itu yang silakan dikaji,” ungkapnya.
Proses evaluasi ini menjadi bagian dari komitmen BGN untuk terus membenahi pelaksanaan program MBG. Dalam prosesnya, BGN mendapat dukungan penuh dari berbagai kementerian dan lembaga terkait agar program prioritas nasional ini dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Korupsi dan TPPU
90 Pelajar Gowa Akan Mengikuti Pendidikan di Sekolah Rakyat Sulsel Tahun Ajaran 2026/2027
Presiden Prabowo Perintahkan Evaluasi Ulang Anggaran Rp15 Ribu per Porsi Program Makan Bergizi Gratis
Warga Nganjuk Geger, Pria Ditemukan Terkubur di Halaman Belakang Rumah Usai Dua Hari Hilang