Kapolsek Kemlagi Turun ke Lahan Jagung Petani di Mojokerto, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

- Rabu, 03 Juni 2026 | 04:25 WIB
Kapolsek Kemlagi Turun ke Lahan Jagung Petani di Mojokerto, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

PARADAPOS.COM - Kapolsek Kemlagi, AKP Marianto, turun langsung ke lahan jagung milik petani di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (3/6/2026). Langkah ini merupakan bagian dari pendampingan dan pemantauan untuk memastikan tanaman terawat serta mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dalam kunjungan tersebut, Marianto didampingi Kanit Binmas melakukan observasi langsung dan memastikan tanaman jagung tumbuh baik dengan prospek panen yang menjanjikan.

Polisi Turun ke Sawah, Pantau Langsung Lahan Jagung

Udara siang itu terasa panas di area persawahan Desa Tanjungan. Di tengah hamparan tanaman jagung yang mulai meninggi, AKP Marianto berjalan menyusuri pematang sawah. Ia tak sekadar melihat dari kejauhan. Bersama Kanit Binmas, ia menyisir barisan tanaman, memeriksa kondisi daun, hingga bertanya langsung kepada pemilik lahan, Dedi Setyawan, mengenai jadwal pemupukan dan pengairan.

Pemantauan ini bukan sekadar seremonial. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung terlihat subur dan menunjukkan potensi hasil yang optimal. Kondisi lahan pun dinilai cukup baik untuk menunjang pertumbuhan hingga masa panen tiba.

Sinergi Polri dan Petani untuk Ketahanan Pangan

Kehadiran aparat kepolisian di tengah petani, menurut Marianto, memiliki makna yang lebih luas dari sekadar menjaga keamanan. Ia menegaskan bahwa institusinya ingin memberikan dukungan nyata pada sektor pertanian yang menjadi penopang utama ketahanan pangan.

"Melalui kegiatan pengecekan dan pendampingan di lahan pertanian, kami ingin memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik. Kehadiran Polri di tengah petani juga menjadi bentuk dukungan dan motivasi agar mereka semakin semangat meningkatkan produktivitas pertanian," ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Dengan pendampingan yang dilakukan secara rutin, berbagai kendala yang dihadapi petani dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dicarikan solusi bersama.

Program 'Polisi Cinta Petani' dan Harapan ke Depan

Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang dijuluki 'Polisi Cinta Petani'. Program ini dirancang untuk menjadi jembatan antara petani dan pemerintah, memastikan bahwa setiap hambatan di lapangan bisa segera diatasi.

"Melalui program pendampingan 'Polisi Cinta Petani' ini diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Mojokerto. Harapannya, produktivitas pertanian terus meningkat sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional," pungkasnya.

Langkah sederhana yang dilakukan Polsek Kemlagi ini menunjukkan bahwa keberhasilan ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab petani. Dibutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen, termasuk kepolisian, demi mewujudkan kemandirian pangan Indonesia.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar