PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Magetan tengah menyiapkan Sirkuit Suryo di Kecamatan Parang untuk dijadikan pusat pembinaan otomotif tingkat nasional. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, Hadi Wawan Guntoro, menyatakan bahwa setelah diresmikan, fasilitas ini diharapkan mampu menjadi wadah representatif bagi pengembangan olahraga otomotif sekaligus melahirkan atlet berprestasi yang kompetitif di kancah nasional dan internasional. Langkah ini juga ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahap II senilai Rp10 miliar untuk kelanjutan pembangunan sirkuit tersebut.
Pusat Pembinaan Otomotif Nasional
Hadi Wawan Guntoro menekankan bahwa pembangunan Sirkuit Suryo Magetan bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Ia berharap sirkuit ini kelak menjadi sentra pembinaan yang diperhitungkan di tingkat nasional bahkan internasional. “Dengan berlanjutnya pembangunan Sirkuit Suryo Magetan ke depan diharapkan mampu menjelma menjadi sentra atau pusat pembinaan olahraga otomotif yang diperhitungkan di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Dukungan Anggaran dan Apresiasi Daerah
Dalam kesempatan yang sama, SK Gubernur Jawa Timur diserahkan langsung kepada Bupati Magetan, Nanik Endang. Ia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Welly Kristanto, serta jajaran kepala perangkat daerah terkait. Nanik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa terima kasih kepada Pemprov Jatim atas perhatian besar yang diberikan terhadap proyek strategis ini.
“Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam atas atensi yang luar biasa terhadap kelanjutan pembangunan Sirkuit Suryo Magetan. Dukungan anggaran melalui BKK ini tentu menjadi angin segar bagi percepatan fasilitas olahraga di daerah,” tutur Bupati Magetan.
Harapan untuk Prestasi dan Ekonomi Lokal
Pemerintah Kabupaten Magetan menaruh harapan besar agar keberadaan sirkuit ini tidak hanya mendongkrak prestasi atlet otomotif lokal. Lebih dari itu, fasilitas ini diyakini mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar melalui sektor olahraga dan pariwisata. Untuk memastikan proyek berjalan sesuai standar profesional, Pemkab Magetan akan menggandeng dan berkoordinasi intensif dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Editor: Yuli Astuti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun